Sistem Abjad Bahasa Yunani Koinē – Sekolah Tinggi Teologi Kalimantan

Sistem Abjad Bahasa Yunani Koinē

SISTEM ABJAD YUNANI KOINĒ

Abjad Yunani, Nama, transliterasi dan Penjelasan

Abjad Tr*/IPA Catatan
Α α (Alfa) a / [a] Seperti a pada kata ayah.
Β β (Vēta) b / [v] Seperti v pada kata video (bukan b walaupun transliterasi Erasmian b)
Γ γ (Gamma) g [γ] / [j] Sebelum a, o, ω diucapkan g (seperti pada kata Belanda “gordijn”). Sebelum ε, ι, η dan vokal tunggal υ diucapkan seperti y pada kata yaitu.
Δ δ (Delta) d / [δ] Seperti th pada kata father.
Ε ε (Epsilon) e / [e] vokal e pendek, diucapkan seperti e pada kata ekor.
Ζ ζ (Zēta) z / [z] Seperti z pada kata zona.
Η η (Ēta ē / [i] bunyi vokal e panjang, diucapkan seperti ee (double e) dalam bahasa Inggris, contoh keep, deep, atau seperti i pada kata ikan.
Θ θ (Thēta) th / [θ] Seperti th pada kata think.
Ι ι (Iota i / [i] Seperti i pada kata ikan.
Κ κ (Kappa) k / [k] Seperti k pada kata kucing.
Λ λ (Lambda) l / [l] Seperti l pada kata lampu.
Μ μ (Mi) m / [m] Seperti m pada kata meja.
Ν ν (Ni) n / [n] Seperti n pada kata naga.
Ξ ξ (Xi) x / [ks] Gabungan ks pada kata taksi.
Ο ο (Omicron) o / [o] Seperti o pada kata obat.
Π π (Pi) p / [p] Seperti p pada kata palu.
Ρ ρ (Ro) r / [r] Seperti r pada kata raja. (transliterasi “rh” pada bahasa Inggris agar diucapkan bergetar (velar)
Σ σ ς (Sigma) s / [s] Seperti s pada kata susu. (ς hanya di akhir kata).
Τ τ (Taf) t / [t] Seperti t pada kata topi.
Υ υ (Ipsilon) u atau y / [i] jika tidak dalam diftong diucapkan i.  Pada diftong diucapkan:  v atau f
Φ φ (Fi) φ / [f] seperti f pada kata foto.
Χ χ (Khi) kh / [x] Seperti kh pada kata khotbah.
Ψ ψ (Psi) ps / [ps] gabungan konsonan ps, seperti pada kata psikologi.
Ω ω (Omega) ō / [o] bunyi vokal o panjang (diucapkan seperti oo pada kata Inggris “door”).

Aturan Pengucapan Diftong

Diftong Tr* / Pengucapan Contoh Kata (transliterasi/bunyi ucapan)

ου

ou / [u] δουλος (doulos / dulos)

ει

ei / [i] εἴρηνη (eirēnē / irini)

αι

ai / [e] Ρόμαιος (romaios / romeos)

οι

oi / [i] ἄνθρωποι (anthropoi / anthropi)

υι

ui / [i] υἵος (huios / ios)

αυ

au / [av] atau [af] Παῦλος (Paulos / Pavlos),

αὕτος (autos / aftos)

ευ

eu / [ev] atau [ef] euaggelion (euanggelion / evanggelion)

εὐχάριστω (eukharistō / efkharisto)

ηυ

ēu / [iv] atau [if] Sangat jarang. Seperti iv (dibaca if sebelum konsonan tak bersuara).

Aturan Diaresis (Titik Dua)

Vokal  Bunyi Ucapan Contoh Kata Yunani (Bunyi Ucapan)

αï

[ai]

εï

[ei]

οï

[oi]

αü

[ai]

εü

[ei]

ηü

[ii]

Catatan Penting:
Konsonan Tak Bersuara yang memicu pengucapan ‘f’ pada diftong (αυ, ευ, ηυ) adalah: π, τ, κ, ϕ, θ, χ, σ, ξ, ψ.

Tabel Perbandingan Diftong dan Dua Vokal dengan Diaresis

 Vokal Bunyi Ucapan Contoh (Kata, Bunyi, Arti)

αι

αϊ

[e]

[ai]

ρώμαιος (ró-me-os, Orang Roma)

ρωμαϊστι (ro-ma-is-tí, Bahasa Roma/Latin)

ει

εϊ

[i]

[ei]

ειμι (í-mi, Saya adalah)

 

οι

[i] ο˜ιδα (ída, Saya tahu)

ου

οϋ

[u]

[oi]

ουρανóς (uranós, Surga)

προϋπάρχω (pro-ipárcho, Sudah ada sebelumnya)

αυ [av] / [af] αυτο´ς (avtós/aftós, Dia sendiri)
ευ [ev] / [ef] ευάγγέλιον (evangélion/efangélion, Injil)

Keterangan Kunci:

  • Baris dengan latar belakang Hijau Mint adalah Diftong Sejati (diucapkan satu bunyi: [e], [i], [u], [av]/[af], [ev]/[ef]).
  • Baris dengan latar belakang Pink Pucat adalah Vokal Terpisah (diucapkan dua bunyi terpisah, sering ditandai Diaeresis ¨).

Aturan Pengucapan Gamma (Γ γ)

Kondisi Bunyi Ucapan
γα, γο, γω, γου gh [ɣ] gha, ghο, gho, ghu
γε, γη, γι, γυ, γει, γαι, γοι y [ʝ] ye, yi, yi, yi, yi, ye, yi
γγ, γκ, γχ, γξ ng [ŋ] ngg, ngg, ngh, ngs
konsonan lain g [g] seperti bunyi g pada kata gajah.

Penting untuk Gamma Nasal (γγ, γκ, γχ, γξ):
Dalam kombinasi γγ (misal: αγγελος), γ yang pertama dibaca [ŋ] (ng) dan γ yang kedua dibaca [g] keras. Contoh: ἄγγελος dibaca [ˈaŋgelos].


Aturan Fonologi Sigma (σ)

jika Sigma (σ) diikuti konsonan bersuara (β, γ, δ, λ, μ, ν, ρ), maka Sigma (σ) akan dibaca “z”

Pengecualian σ diikuti Konsonan Tak Bersuara

Kondisi Kombinasi Pengucapan σ Contoh Kata Yunani Pengucapan

σ + β

σ + β

z

πρεσβύτερος

prizvíterοs

σ + γ

σ + γ

z

τας γραφας

taz ghrafas

σ + μ

σ + μ

z

σμύρνα

zmírna

σ + ρ

σ + ρ

z

Ισραηλ

Izraíl

Inti Aturan:
Pengucapan σ (σ) menjadi z; terjadi karena proses asimilasi suara; σ yang aslinya tak bersuara mengambil suara dari konsonan bersuara (β, γ, δ, dll.) yang mengikutinya.


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top