Pilihan Metopen – Sekolah Tinggi Teologi Kalimantan

Pilihan Metopen

PENELITIAN KUALITATIF

Penelitian Kualitatif (Umum)

PENELITIAN KUALITATIF (UMUM)

Informasi Umum Mata Kuliah

INFORMASI UMUM MATA KULIAH

Nama Mata Kuliah : Metodologi Penelitian Kualitatif
Kode Mata Kuliah : DUm-3105
Program Studi : Teologi dan Pendidikan Agama Kristen (PAK)
Dosen Pengampu 1 : Pdt. Dr. Samgar Setia Budhi, SKM., M.Th.
Dosen Pengampu 2 : Pdt. Daniel H. Herman, M.Th.

Tujuan Mata Kuliah

TUJUAN MATA KULIAH

Mengembangkan kompetensi dalam perancangan dan analisis data penelitian kualitatif, dengan menekankan kerangka Grounded Theory (GT). Tujuan spesifik mencakup:
• Menguasai 5 pendekatan penelitian kualitatif utama (Fenomenologi, Etnografi, Studi Kasus, GT, dan Sejarah Lisan).
• Mampu melakukan Open Coding dan Axial Coding berdasarkan logika GT.
• Menyusun Draf Proposal Penelitian Kualitatif yang koheren (Bab 1, 2, dan 3) yang relevan untuk studi Teologi dan PAK.

Deskripsi Mata Kuliah

DESKRIPSI MATA KULIAH

Lokakarya Metodologi Penelitian Kualitatif dirancang sebagai praktik intensif selama 7 pertemuan. Fokus mata kuliah ini adalah transisi dari pemahaman filosofi penelitian kualitatif menuju aplikasi praktis, dengan Grounded Theory (GT) sebagai kerangka utama untuk analisis data. Pembelajaran meliputi tahap desain (pemilihan pendekatan), pengumpulan data (wawancara, observasi), dan proses analisis data kualitatif yang mendalam (koding dan penulisan memo analitis). Hasil akhir mata kuliah adalah Draf Proposal Penelitian Kualitatif Lengkap (Bab 1, 2, dan 3) yang telah melalui tahapan praktik data awal.

Capaian Pembelajaraan Mata Kuliah (CPMK)

CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (CPMK)

Setelah menyelesaikan lokakarya ini, peserta diharapkan mampu:
1. Membedakan Pendekatan: Mampu mengidentifikasi, membedakan, dan menjustifikasi pemilihan salah satu dari 5 desain penelitian kualitatif (termasuk GT dan Sejarah Lisan) sesuai isu penelitian.
2. Menyusun Proposal: Mampu menyusun Bab 1 Proposal secara koheren (Latar Belakang, Rumusan Masalah, Batasan, Tujuan, Manfaat, Waktu, Sistematika Pembahasan).
3. Mengaplikasikan GT: Mampu menerapkan teknik Open Coding dan Axial Coding berdasarkan logika Grounded Theory pada data transkrip dan menyusun Memo Analitis.
4. Menulis Metode: Mampu menyusun Bab 3 Metode Penelitian secara rinci, termasuk strategi sampling kualitatif dan kriteria kualitas (trustworthiness).
5. Menganalisis Jurnal: Mampu menganalisis dan mengkritik artikel-artikel jurnal penelitian kualitatif terkait strategi metodologis dan kriteria kualitas.

Penilaian

PENILAIAN

Rentang penilaian mata kuliah ini mengacu pada standar yang diterapkan oleh Kemenag RI, dengan standar minimal kelulusan adalah B atau Nilai Angka Minimal 74,00.

Nilai (Huruf) Rentang (Nilai Angka) Keterangan
A
91,00 – 100 Luar Biasa
AB
81,00 – <90,99 Sangat Baik
B
74,00 – <80,99 Baik
BC
68,00 – <73,99 Cukup Baik
C
60,00 – <67,99 Cukup
CD
51,00 – <59,99 Kurang Cukup
D
41,00 – <50,99 Kurang
E
<40,99 Gagal

Aspek-aspek Penilaian:

• Partisipasi dan Respek: Kehadiran dan diskusi aktif di kelas. (20%)
• Tugas Terstruktur (TT): Penyelesaian milestone Proposal (Draf Bab 1, Coding Awal, Skema Axial Coding, dll.). (40%)
• Tugas Mandiri (TM): Analisis Kritis Jurnal Kualitatif (1 pilihan dari 7 per pertemuan). (20%)
• Proyek Akhir (P7): Pengumpulan Draf Proposal Penelitian Kualitatif Lengkap (Bab 1, 2, dan 3). (20%)

Tugas Utama (Terstruktur dan Mandiri)

TUGAS UTAMA (Terstruktur dan Mandiri)

TUGAS TERSTRUKTUR UTAMA

Tugas terstruktur berfokus pada penyelesaian Draf Proposal Penelitian Kualitatif (Bab 1, 2, dan 3) secara bertahap, menjamin praktik analitis.
1. Data Pilot dan Etika: Melakukan Wawancara Pilot singkat, membuat transkrip, dan menyusun Draf Surat Kerja Sama Penelitian (TT P1).
2. Perumusan Bab 1: Menyusun Bab 1 Proposal Lengkap (Latar Belakang hingga Sistematika Pembahasan) sesuai desain yang dipilih (TT P2).
3. Praktik Koding: Melakukan Open Coding pada transkrip data awal (minimal 50 Kode) dan menyusun Memo Analitis mendalam (TT P4).
4. Struktur Teori: Membuat Skema Axial Coding sementara dari kategori yang muncul (TT P5).
5. Sampling Teoretis: Melakukan Pengumpulan Data Lanjutan (wawancara atau analisis dokumen) yang didorong oleh kebutuhan teori (TT P6).
6. Proyek Akhir: Pengumpulan Draf Proposal Penelitian Kualitatif Lengkap (Bab 1, 2, dan 3) dan Model Teori Substansif (diagram) (TT P7).

TUGAS MANDIRI UTAMA

Setiap peserta diwajibkan memilih satu (1) tugas analisis jurnal dari 7 pilihan yang tersedia di setiap pertemuan (P1 hingga P6). Tugas ini berfungsi untuk memperkaya pemahaman teoretis melalui interaksi kritis dengan praktik penelitian kualitatif yang dipublikasikan.
Tugas mandiri harus menghasilkan analisis tertulis (misalnya 500 kata) yang menunjukkan pemahaman logika metodologis di balik artikel jurnal yang dipilih.

Pertemuan 1: Fondasi, Logika GT, dan Etika Penelitian

PERTEMUAN 1: FONDASI, LOGIKA GT, DAN ETIKA PENELITIAN

Topik: Definisi, Karakteristik, 4 Tahap Penelitian Kualitatif, dan Logika Grounded Theory (GT).
Fokus: Membangun Theoretical Sensitivity dan menetapkan fondasi etika.

Aktivitas Tatap Muka (100 Menit):

• 40 menit: Teori: Peran Kualitatif di Teologi/PAK. Overview 4 Tahap. Perbedaan GT vs. Deskriptif.Hasil yang Diharapkan: Pemahaman Logika GT dan Theoretical Sensitivity.
• 40 menit: Latihan Memo Awal: Memilih Isu Kontekstual Proyek Mini dan menulis refleksi awal (theoretical sensitivity). Diskusi Etika Penelitian dan Perlindungan Partisipan.Hasil yang Diharapkan: Draf Rumusan Masalah Proyek Mini.
• 20 menit: Penjelasan Tugas: Penjelasan Tugas Terstruktur (TT P1) dan Tugas Mandiri (TM P1).Hasil yang Diharapkan: Kesiapan melakukan Wawancara Pilot.

Tugas Mandiri Pilihan (Pilih 1 dari 7): Analisis Jurnal GT/Kualitatif (100 menit)

1. Kritik Rumusan Masalah GT: Pilih satu artikel jurnal Grounded Theory dan kritiklah rumusan masalahnya. Jelaskan apakah rumusan masalah tersebut sudah bersifat induktif dan terbuka (sesuai logika GT) atau masih terkesan deskriptif/deduktif.
2. Comparison of Logics: Ambil satu jurnal GT dan satu jurnal Fenomenologi. Bandingkan dan jelaskan secara eksplisit perbedaan logika penelitian yang mendasari pertanyaan penelitian (Rumusan Masalah) kedua jurnal tersebut.
3. Quantitative to Qualitative: Temukan satu judul dan rumusan masalah dari skripsi/jurnal kuantitatif di bidang PAK/Teologi. Ubah (revisi) rumusan masalah tersebut agar sepenuhnya mencerminkan logika penelitian kualitatif, khususnya kerangka GT.
4. Theoretical Gap Analysis: Analisis bagian pendahuluan (Latar Belakang) dari sebuah jurnal GT. Tunjukkan bagaimana penulis berhasil (atau gagal) dalam menciptakan argumen mengenai celah teoretis (theoretical gap) atau ketiadaan teori (lack of theory) yang menjadi justifikasi utama penelitian GT.
5. Critique of Ethics: Pilih satu artikel kualitatif yang membahas isu sensitif. Kaji dan kritiklah bagian etika penelitian (jika ada) atau duga prosedur etis apa yang seharusnya dilakukan penulis untuk melindungi partisipan.
6. Refleksi Theoretical Sensitivity: Tuliskan refleksi tentang bagaimana Anda akan mengembangkan Theoretical Sensitivity (kepekaan teoretis) dalam konteks isu Teologi/PAK yang Anda pilih. Sertakan tiga contoh memo awal yang Anda buat tentang isu tersebut.
7. Ringkasan Tahap Kualitatif: Buat ringkasan kritis mengenai 4 Tahap Penelitian Kualitatif (Persiapan, Lapangan, Analisis, Laporan) dan jelaskan tahapan manakah yang paling berpotensi menimbulkan bias subjektif dari peneliti.

Pertemuan 2: Desain Penelitian Kualitatif dan Proposal Awal

PERTEMUAN 2: DESAIN PENELITIAN KUALITATIF DAN PROPOSAL AWAL

Topik: Perbandingan 5 Pendekatan Kualitatif, dan Penyusunan Bab 1 Proposal.
Fokus: Memilih desain yang tepat dan merumuskan Bab 1 secara koheren.

Aktivitas Tatap Muka (100 Menit):

• 40 menit: Teori: Perbandingan mendalam Fenomenologi, Etnografi, Studi Kasus, GT, dan Sejarah Lisan.Hasil yang Diharapkan: Kemampuan membedakan fokus ontologis 5 pendekatan.
• 40 menit: Klinik Penyusunan Bab 1: Latihan merumuskan Latar Belakang, Rumusan Masalah, dan Batasan Masalah sesuai desain yang dipilih.Hasil yang Diharapkan: Draf Bab 1 Proposal (TT P2).
• 20 menit: Diskusi Komponen: Diskusi komponen Waktu Penelitian dan Sistematika Pembahasan proposal.Hasil yang Diharapkan: Pemahaman struktur proposal lengkap.

Tugas Mandiri Pilihan (Pilih 1 dari 7): Analisis Desain Penelitian & Proposal Awal

1. Justifikasi Pemilihan Desain: Tuliskan Justifikasi Pemilihan Desain Penelitian (Fenomenologi, Studi Kasus, Etnografi, atau Sejarah Lisan) untuk topik Teologi/PAK selain GT.
2. Bandingkan Latar Belakang: Bandingkan perbedaan struktural dan tujuan antara Latar Belakang Proposal Kualitatif dengan Kuantitatif (minimal 5 poin perbedaan, misalnya pada fokus masalah, fokus literatur, dll.).
3. Kritik Batasan Masalah Studi Kasus: Analisis Jurnal Studi Kasus. Tunjukkan bagaimana Batasan Masalah membantu mencapai kedalaman analisis kasus tunggal, dan apakah batasannya sudah jelas.
4. Analisis Integrasi Etnografi: Analisis Jurnal Etnografi di bidang Teologi/PAK: Jelaskan bagaimana peneliti mengintegrasikan budaya/konteks (Bab 1) dengan isu teologis yang diteliti.
5. Draft Latar Belakang GT: Tuliskan Latar Belakang Masalah (1 halaman) untuk topik PAK dengan desain GT, menekankan mengapa teori baru diperlukan untuk menjelaskan fenomena tersebut.
6. Perumusan 5 Desain: Buat Perumusan Masalah dan Tujuan Penelitian untuk 5 desain yang berbeda (1 set per desain) berdasarkan isu yang sama (misalnya, peran media sosial dalam pelayanan Gereja).
7. Kritik Manfaat Penelitian: Kaji 2 jurnal Teologi/PAK, bandingkan dan perbaiki Manfaat Penelitian agar lebih kontekstual, spesifik, dan praktis bagi komunitas sasaran.

Pertemuan 3: Pengumpulan Data Kualitatif Primer

PERTEMUAN 3: PENGUMPULAN DATA KUALITATIF PRIMER

Topik: Strategi Sampling, Wawancara Mendalam, Observasi, dan Catatan Lapangan.
Fokus: Melatih keterampilan pengumpulan data yang mendalam dan beretika.

Aktivitas Tatap Muka (100 Menit):

• 40 menit: Teori: Teknik Wawancara Mendalam, Observasi Partisipatif/Non-Partisipatif, dan Purposive Sampling.Hasil yang Diharapkan: Pemahaman mendalam strategi pengumpulan data primer.
• 40 menit: Simulasi Praktik: Latihan Wawancara Mendalam (role play) dan praktik membuat Catatan Lapangan yang deskriptif dan reflektif.Hasil yang Diharapkan: Kemampuan membuat transkrip dan catatan lapangan berkualitas.
• 20 menit: Diskusi Data: Diskusi persiapan Proyek Mini untuk Bab 3.Hasil yang Diharapkan: Transkrip siap untuk di-coding.

Tugas Mandiri Pilihan (Pilih 1 dari 7): Analisis Sampling & Kualitas Data

1. Analisis Justifikasi Sampling: Analisis Jurnal dan jelaskan Justifikasi Pemilihan Purposive Sampling peneliti (alasan, kriteria inklusi/eksklusi). Apakah kriteria tersebut cukup spesifik?
2. Kritik Kualitas Kutipan: Pilih 3 kutipan langsung dari jurnal. Jelaskan apakah kutipan tersebut kaya (thick description) atau hanya deskriptif, dan seberapa kuat kutipan itu mendukung temuan peneliti.
3. Desain Panduan Wawancara: Buat 10 pertanyaan wawancara mendalam untuk topik Teologi/PAK Anda, yang bertujuan memicu narasi bukan jawaban ya/tidak, dan dikelompokkan berdasarkan konsep yang ingin digali.
4. Simulasi Catatan Lapangan: Lakukan observasi 30 menit (misalnya, di perpustakaan atau media sosial). Buat Catatan Lapangan yang memuat elemen Deskriptif, Metodologis, dan Analitis/Reflektif.
5. Kritik Bias Sampling Awal: Analisis Jurnal dan kritik apakah strategi sampling awal peneliti memiliki potensi bias yang dapat membatasi keragaman data (misalnya, hanya mewawancarai satu kelompok usia/gender).
6. Refleksi Wawancara: Setelah simulasi wawancara (mandiri/dengan teman), refleksikan bagaimana bahasa tubuh dan intonasi pewawancara dapat memengaruhi kedalaman dan kejujuran jawaban narasumber.
7. Perbandingan Metode Primer: Analisis 2 jurnal, satu menggunakan wawancara, satu menggunakan Observasi (Etnografi). Jelaskan jenis temuan apa yang eksklusif bisa didapat dari masing-masing metode (misalnya, apa yang hanya bisa dilihat tapi tidak diucapkan).

Pertemuan 4: Analisis Data I: Open Coding dan Memo Analitis

PERTEMUAN 4: ANALISIS DATA I: OPEN CODING DAN MEMO ANALITIS

Topik: Proses Koding Berkelanjutan (Logika GT), Open Coding, dan Fungsi Memo Analitis.
Fokus: Mengubah data mentah menjadi konsep analitis.

Aktivitas Tatap Muka (100 Menit):

• 40 menit: Teori: Prosedur Open Coding (Line-by-Line). Peran Memo Analitis sebagai instrumen teoretis.Hasil yang Diharapkan: Pemahaman alur Open Coding GT.
• 40 menit: Klinik Praktik Koding: Latihan Open Coding pada Contoh Transkrip Data dan mempraktikkan penulisan Memo Analitis singkat untuk konsep yang muncul.Hasil yang Diharapkan: Praktik langsung coding dan memo.
• 20 menit: Evaluasi Tengah Semester: Diskusi hasil TT P4 (Open Coding Proyek Mini) dan Umpan balik atas coding dan Memo Analitis awal.Hasil yang Diharapkan: Evaluasi Tengah Semester.

Tugas Mandiri Pilihan (Pilih 1 dari 7): Analisis Open Coding & Memo

1. Praktik Open Coding: Lakukan line-by-line coding pada 2 paragraf transkrip wawancara Proyek Mini Anda (minimal 15 kode). Masukkan hasilnya ke dalam tabel Kode/Frasa/Tafsir.
2. Kritik Jenis Kode: Analisis 3 kode yang disajikan dalam sebuah jurnal. Jelaskan apakah kode tersebut bersifat In Vivo (kata partisipan) atau Konseptual (tafsiran peneliti) dan apa implikasinya pada temuan.
3. Perbandingan Jenis Memo: Bandingkan satu Memo Deskriptif (ringkasan) dan satu Memo Analitis (membangun konsep) untuk topik yang sama. Tunjukkan perbedaan isi dan fungsinya bagi peneliti.
4. Analisis Transparansi Koding: Kaji sebuah artikel kualitatif (GT atau lainnya) dan identifikasi apakah peneliti menunjukkan transparansi dalam proses koding mereka (misalnya, apakah mereka memberikan contoh data mentah untuk mendukung kode?).
5. Draft Memo Analitis: Tuliskan 3 Memo Analitis (minimal 150 kata per memo) tentang konsep yang muncul dari transkrip data awal Proyek Mini Anda. Fokus pada hubungan antar kode.
6. Coding vs. Thematizing: Jelaskan dengan kata-kata Anda sendiri perbedaan mendasar antara “mencari tema” (seperti Fenomenologi) dan “menciptakan kode” (seperti GT) dalam logika proses analisis data.
7. Kritik Kualitas Koding Jurnal: Pilih satu jurnal GT dan jelaskan apakah penulis over-coding (mengkode terlalu banyak hal yang sama) atau under-coding (tidak mengkode detail penting). Berikan contoh satu frasa yang seharusnya dikode tapi terlewat.

Pertemuan 5: Analisis Data II: Axial Coding dan Kriteria Kualitas

PERTEMUAN 5: ANALISIS DATA II: AXIAL CODING DAN KRITERIA KUALITAS

Topik: Kategorisasi, Axial Coding (Model Paradigma GT), dan Kriteria Kualitas (Trustworthiness).
Fokus: Membangun hubungan antara kategori dan memastikan kredibilitas temuan.
Aktivitas Tatap Muka (100 Menit):
• 40 menit: Teori: Membangun Model Paradigma GT (Kondisi, Aksi/Interaksi, Konsekuensi). Konsep Kredibilitas (Triangulasi) dan Dependabilitas.Hasil yang Diharapkan: Pemahaman Kriteria Kualitas Kualitatif.
• 40 menit: Klinik Kategorisasi: Latihan menyusun Skema Axial Coding dari kode yang telah dikelompokkan. Diskusi praktik Triangulasi dan Member Checking.Hasil yang Diharapkan: Draf Skema Axial Coding (TT P5).
• 20 menit: Diskusi Kategori Inti: Diskusi tentang Kategori Inti (Core Category) yang menyatukan semua tema.Hasil yang Diharapkan: Kesiapan membuat Bab 3 Metode Penelitian.
Tugas Mandiri Pilihan (Pilih 1 dari 7): Analisis Axial Coding & Kualitas
1. Kritik Member Checking: Analisis 2 jurnal. Evaluasi apakah klaim Member Checking peneliti dilakukan secara memadai (misalnya, apakah partisipan hanya mengoreksi fakta atau meninjau interpretasi teoretis?).
2. Analisis Model Paradigma: Identifikasi dan jelaskan 3 komponen Model Paradigma (Kondisi, Aksi/Interaksi, Konsekuensi) dari kategori utama yang disajikan dalam sebuah jurnal GT.
3. Rancangan Triangulasi: Rencanakan strategi Triangulasi Data (minimal 3 jenis sumber data, misalnya, wawancara, dokumen, observasi) untuk Proyek Mini Anda. Jelaskan bagaimana triangulasi akan meningkatkan kredibilitas temuan.
4. Re-kategorisasi & Logika: Ambil 10 kode dari hasil Open Coding Proyek Mini Anda. Kelompokkan mereka menjadi 3 kategori. Jelaskan logika kategorisasi yang Anda gunakan (Mengapa kode A, B, dan C harus menjadi Kategori X?).
5. Kritik Narasi Kausal: Analisis bagian Temuan & Pembahasan dari sebuah jurnal. Jelaskan bagaimana penulis menggunakan narasi kausal (hubungan sebab-akibat) untuk menghubungkan kategori (Axial Coding).
6. Membuat Skema Axial Coding: Buat skema diagram (dapat berupa sketsa atau teks) untuk 1 kategori utama dari Proyek Mini Anda, yang menunjukkan Kondisi, Fenomena, Aksi/Interaksi, dan Konsekuensinya.
7. Critique Auditing Trail: Tinjau satu artikel dan tentukan apakah peneliti telah berhasil mencapai Auditing Trail (rekam jejak yang jelas) untuk pembaca, yaitu, apakah proses dari data mentah ke kategori terlihat transparan dan dapat diikuti.

Pertemuan 6: Pengumpulan Data Lanjutan: Theoretical Sampling

PERTEMUAN 6: PENGUMPULAN DATA LANJUTAN: THEORETICAL SAMPLING

Topik: Theoretical Sampling, Saturasi Teoretis, dan Penggunaan Data Sekunder/FGD.
Fokus: Menentukan data apa yang masih dibutuhkan berdasarkan teori yang muncul.

Aktivitas Tatap Muka (100 Menit):

• 40 menit: Teori: Perbedaan Theoretical Sampling vs. Purposive Sampling. Peran Studi Dokumen dan FGD dalam memperkaya kategori. Hasil yang Diharapkan: Pemahaman Logika Sampling yang didorong teori.
• 40 menit: Perencanaan Sampling: Mengidentifikasi “lubang” teoretis pada Skema Axial Coding dan merencanakan Pengumpulan Data Lanjutan (TT P6).Hasil yang Diharapkan: Rencana Sampling Teoretis Proyek Mini.
• 20 menit: Diskusi Saturasi: Diskusi Konsep Saturasi Teoretis sebagai penanda akhir pengumpulan data.Hasil yang Diharapkan: Kesiapan menuliskan Bab 3 (Metode Penelitian).

Tugas Mandiri Pilihan (Pilih 1 dari 7): Analisis Sampling Lanjutan & Saturasi

1. Perencanaan Sampling Teoretis: Identifikasi “lubang” teoretis (konsep yang belum jenuh) pada Skema Axial Coding Proyek Mini Anda, dan buat rencana untuk 2 sumber data tambahan (misalnya, FGD dengan kelompok baru, dokumen gereja) yang akan diakses untuk menjenuhkan lubang tersebut.
2. Kritik Klaim Saturasi: Kaji 2 jurnal GT. Bandingkan dan kritiklah klaim Saturasi Teoretis mereka (Apakah mereka memberikan bukti kapan dan bagaimana saturasi dicapai, atau hanya pernyataan umum?).
3. Analisis Data Sekunder: Pilih satu jurnal kualitatif yang menggunakan Studi Dokumen/Analisis Teks (Data Sekunder). Jelaskan bagaimana data ini melayani tujuan teoritis (misalnya, memvalidasi kategori) bukan hanya deskriptif.
4. Simulasi FGD: Rancang 3 Pertanyaan Kunci untuk Focus Group Discussion (FGD) terkait Proyek Mini Anda, dan jelaskan mengapa FGD lebih tepat daripada wawancara individu untuk konsep yang ingin Anda jenuhkan.
5. Kritik Logika Sampling: Jelaskan mengapa Theoretical Sampling dianggap berulang (iterative) dan berbasis teori (theory-driven), bukan hanya menambahkan jumlah narasumber seperti pada purposive sampling.
6. Rancang Kriteria Saturasi: Buat daftar periksa (checklist) minimal 5 kriteria yang akan Anda gunakan untuk menentukan kapan data sudah jenuh (Saturasi Teoretis) dalam Proyek Mini Anda.
7. Perbandingan Logika Sampling: Bandingkan logika Sampling (Siapa yang diwawancarai) antara Studi Kasus (P3) dengan Grounded Theory (P6). Kapan dan mengapa seorang peneliti GT harus berhenti mengambil sampel?

Pertemuan 7: Penulisan Laporan Akhir: Bab 3 Metode Penelitian

PERTEMUAN 7: PENULISAN LAPORAN AKHIR: BAB 3 METODE PENELITIAN

Topik: Klinik Penulisan Bab 2 (Penelitian Terdahulu) dan Bab 3 (Metode Penelitian).
Fokus: Finalisasi proposal dan presentasi Model Teori Substansif.

Aktivitas Tatap Muka (100 Menit):

• 40 menit: Teori & Klinik Bab 2: Struktur Laporan Akhir. Teknik penulisan Bab 2 Penelitian Terdahulu (menemukan celah penelitian).Hasil yang Diharapkan: Kemampuan menulis Bab 2 yang kritis.
• 40 menit: Klinik Penyusunan Bab 3: Fokus pada penulisan Sub-Bab Metode Penelitian (Desain, Subjek, Teknik Pengumpulan Data, Teknik Analisis Data).Hasil yang Diharapkan: Draf Bab 3 yang koheren.
• 20 menit: Proyek Akhir: Presentasi Model Teori Substansif Proyek Mini dan pengumpulan Proyek Akhir.Hasil yang Diharapkan: PROYEK AKHIR (UAS): Pengumpulan Draf Proposal Lengkap (Bab 1, 2, dan 3).

Tugas Mandiri Pilihan (Pilih 1 dari 7): Analisis Laporan dan Tinjauan Akhir

1. Analisis Bab 2 dan Celah Penelitian: Pilih satu skripsi/tesis kualitatif Teologi/PAK. Kaji bagaimana penulis berhasil (atau gagal) dalam menciptakan Celah Penelitian (Research Gap) dalam Bab 2 mereka.
2. Kritik Struktur Bab 3: Analisis Bab 3 (Metode Penelitian) dari sebuah jurnal. Susun ulang bab tersebut menjadi sub-bab yang lebih logis dan koheren (misalnya, lebih detail tentang koding GT), jelaskan perbaikan Anda.
3. Analisis Narasi Temuan: Pilih satu jurnal GT dan analisis bagaimana penulis menarasikan hubungan kausal (Axial Coding) di bagian Temuan (Bab 4). Apakah narasi itu meyakinkan dan didukung data yang cukup?
4. Desain Model Teori Substansif: Buat sketsa (atau diagram alir) Model Teori Substansif Akhir untuk Proyek Mini Anda. Jelaskan Kategori Inti yang menyatukan seluruh model. (Berbeda dari TT P7 yang fokus pada pengumpulan).
5. Refleksi Metode Kualitatif: Tulis refleksi mengenai tantangan terbesar dan pembelajaran terpenting yang Anda dapatkan saat menerapkan teknik Open Coding dan Axial Coding.
6. Kritik Kualitas Laporan: Tinjau Bab 1 & 3 dari sebuah jurnal/proposal. Nilai (skala 1-5) aspek Confirmability (Ketidakberpihakan) dan berikan saran perbaikan untuk meningkatkan confirmability (misalnya, lebih banyak kutipan langsung).
7. Final Review Checklist: Buat checklist minimal 10 poin penting yang harus Anda pastikan sudah ada dan benar dalam Draf Proposal (Bab 1, 2, 3) sebelum dikumpulkan sebagai Proyek Akhir.

Catatan Penting

CATATAN PENTING

Metode Pembelajaran:

Kombinasi ceramah, latihan praktik coding, simulasi wawancara, dan analisis jurnal kualitatif.

Sumber Belajar Utama:

• Teori Metodologi Penelitian Kualitatif (Grounded Theory, Fenomenologi, Etnografi).
• Jurnal Penelitian Kualitatif yang relevan dengan bidang Teologi dan Pendidikan Agama Kristen (PAK).
• Teks teologi/PAK untuk isu kontekstual dan analisis.

Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

PENELITIAN TINDAKAN KELAS

Informasi Umum Mata Kuliah

Informasi Umum Mata Kuliah

Nama Mata Kuliah : Metodologi Penelitian: Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
Kode Mata Kuliah : DUm-3105
Program Studi : Pendidikan Agama Kristen (PAK)
Dosen Pengampu 1 : Pdt. Dr. Samgar Setia Budhi, SKM., M.Th.
Dosen Pengampu 2 : Pdt. Daniel H. Herman, M.Th.

Deskripsi Mata Kuliah

Deskripsi Mata Kuliah

Mata kuliah ini membekali mahasiswa PAK dengan kemampuan untuk mengidentifikasi dan memecahkan masalah praktis yang timbul di kelas atau gereja (konteks pengajaran). Fokus utama adalah melatih mahasiswa merancang, melaksanakan, mengobservasi, dan merefleksikan tindakan inovatif dalam pengajaran PAK, yang puncaknya adalah penyusunan draf Skripsi PTK yang siap sidang.

Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)

Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)

1. Sikap: Mahasiswa mampu menunjukkan sikap reflektif dan profesional sebagai pendidik yang selalu berupaya meningkatkan kualitas praktik pengajaran PAK.
2. Pengetahuan: Mahasiswa menguasai konsep, prinsip, dan tahapan PTK (Siklus I, II, dst.) sebagai metodologi untuk pemecahan masalah.
3. Keterampilan Umum: Mahasiswa mampu mengumpulkan dan menganalisis data kualitatif dan kuantitatif secara sederhana dalam konteks PTK.
4. Keterampilan Khusus: Mahasiswa mampu menyusun Draf Proposal dan Laporan Skripsi PTK yang koheren dan sesuai dengan kaidah penulisan ilmiah PTK (Bab I-V).
________________________________________

Sistem Penilaian

Sistem Penilaian

Rentang penilaian mata kuliah Bahasa Indonesia mengacu pada standar yang diterapkan oleh DIKTI (Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi) di bawah Kemendikbudristek dan yang diadopsi oleh perguruan tinggi di bawah Kementerian Agama (KEMENAG).

Rentang Penilaian Mata Kuliah di Perguruan Tinggi (DIKTI/KEMENAG)
Sistem penilaian di perguruan tinggi Indonesia umumnya menggunakan kombinasi nilai huruf (A, AB, B, BC, C, CD, D, E) dan angka (skala 0-100)

Nilai (Huruf) Rentang (Nilai Angka) Keterangan
A
91,00 – 100 Luar Biasa (Lulus)
AB
81,00 – <90,99 Sangat Baik (Lulus)
B
74,00 – <80,99 Baik (Lulus)
BC
68,00 – <73,99 Cukup Baik (Tidak Lulus)
C
60,00 – <67,99 Cukup (Tidak Lulus)
CD
51,00 – <59,99 Kurang Cukup (Tidak Lulus)
D
41,00 – <50,99 Kurang (Tidak Lulus)
E
<40,99 Gagal (Tidak Lulus)

Penjelasan Tambahan

• Nilai Huruf: Konversi dari nilai angka ke huruf.
• Nilai Angka: Ini adalah skor mentah mahasiswa dari hasil akumulasi komponen penilaian (tugas, UTS, UAS, partisipasi, dll.) dengan skala 0-100.

o Umumnya, nilai A hingga C dianggap lulus untuk mata kuliah.
o Nilai D seringkali berarti lulus bersyarat atau kurang, dan mata kuliah dengan nilai D seringkali disarankan atau diwajibkan untuk diulang untuk memperbaiki IPK, terutama jika itu adalah mata kuliah prasyarat atau inti. Beberapa program studi bahkan tidak mengakui nilai D sebagai kelulusan.
o Nilai E berarti tidak lulus dan mata kuliah tersebut wajib diulang.
o Standar nilai kelulusan mata kuliah dari Kemenag RI untuk Prodi PAK dan Teologi adalah B atau Minimal nilai angka 74,00
Sistem penilaian ini bertujuan untuk memberikan gambaran komprehensif tentang pencapaian belajar mahasiswa di perguruan tinggi.

Aspek-aspek Penilaian

  • Partisipasi dan Diskusi Aktif: 15%
  • Tugas Mandiri (P1-P6): 25%
  • Tugas Terstruktur (P1-P6): 30%
  • Proposal PTK Lengkap (Bab I-III) (P7/UTS): 30%
Pengantar

Pengantar

Bahan ajar ini dirancang untuk membimbing mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Kristen (PAK) melaksanakan PTK secara terstruktur. Setiap pertemuan berfokus pada satu atau dua langkah kunci dari pelaksanaan PTK, memastikan alur logis dari diagnosis masalah hingga pelaporan akhir.

Pertemuan 1: Fondasi PTK dan Identifikasi Masalah

Pertemuan 1: Fondasi PTK dan Identifikasi Masalah

Aktivitas Tatap Muka (50 Menit)

Penjelasan Teori (15 Menit)
Topik: Konsep Dasar PTK, Perbedaan PTK vs. Penelitian Formal, dan Logika Siklus PTK (Kemmis & McTaggart).

Latihan Di Kelas (LDK) (20 Menit)
Aplikasi Prinsip PTK pada konteks PAK. Latihan membuat diagnosis masalah yang relevan dengan aspek spiritual/afektif mahasiswa.

Klinik PTK (15 Menit)
Diskusi dan finalisasi Masalah Inti PAK (yang didukung data awal) yang akan diangkat menjadi fokus PTK Proyek Mini.

Tugas Terstruktur

1. Buat Draf Diagnosis Masalah (1 halaman), yang memuat: a) Masalah PAK yang teridentifikasi, b) Bukti empiris (data nilai/observasi awal ranah spiritual/afektif), c) Masalah inti yang akan diatasi.

Tugas Mandiri Pilihan (Pilih 1 dari 7): Analisis Dasar PTK dalam PAK

  1. Perbandingan Penelitian PAK: Bandingkan PTK dengan Penelitian Kualitatif (Studi Kasus) yang meneliti isu PAK. Fokus pada perbedaan tujuan (perbaikan vs. pemahaman mendalam) dan peran peneliti.
  2. Kritik Prinsip Kolaboratif: Analisis satu jurnal PTK PAK. Kritiklah seberapa baik penulis melibatkan rekan sejawat/pemimpin gereja sebagai kolaborator dalam penelitian mereka.
  3. Studi Kasus Kegagalan Pembelajaran Etika: Refleksikan satu kasus kegagalan pembelajaran Etika Kristen yang Anda alami. Ubah kasus tersebut menjadi Rumusan Masalah yang cocok untuk PTK.
  4. Analisis Latar Belakang PTK PAK: Kaji Latar Belakang dari sebuah jurnal PTK PAK. Tunjukkan data awal (misalnya, skor karakter atau observasi ibadah) apa yang digunakan untuk menjustifikasi urgensi tindakan.
  5. Kritik Isu Etika Keagamaan: Tulis refleksi tentang isu etika yang paling menantang dalam PTK PAK (misalnya, *bias* teologis guru terhadap pandangan mahasiswa) dan bagaimana cara mengatasinya.
  6. Analisis Dampak Afektif: Baca 2 jurnal PTK PAK. Diskusikan apakah PTK hanya memperbaiki nilai (kognitif) atau ada bukti perbaikan pada ranah afektif/sikap keagamaan.
  7. Identifikasi Variabel PAK: Pilih topik pengajaran (misalnya, Pendidikan Karakter Kristen). Identifikasi satu Variabel Tindakan (Intervensi) dan satu Variabel Hasil (Dampak) yang relevan untuk PTK.
Pertemuan 2: Perencanaan Siklus I dan Bab I Proposal PTK

Pertemuan 2: Perencanaan Siklus I dan Bab I Proposal PTK

Aktivitas Tatap Muka (50 Menit)

Penjelasan Teori (15 Menit)
Topik: Merumuskan Judul, Pertanyaan PTK, Hipotesis Tindakan, dan Kriteria Desain Tindakan yang Terukur.

Latihan Di Kelas (LDK) (20 Menit)
Latihan merancang Rencana Tindakan yang spesifik untuk Siklus I.

Klinik PTK (15 Menit)
Klinik Proposal Bab I: Finalisasi Judul, Rumusan Masalah, dan Tujuan/Manfaat PTK berdasarkan temuan tugas terstruktur 2.a.

Tugas Terstruktur

2.a. Membaca dan menulis perbandingan “Rumusan Judul, Pertanyaan Penelitian PTK, Hipotesis Tindakan dan Kriteria Desain Tindakan yang Terukur” dari 3 skripsi PTK di STT Kalimantan dari 3 Dosen Pembimbing yang berbeda.

2.b. Membuat Bab 1 Proposal PTK (Pendahuluan), mencakup: Judul, Latar Belakang, Rumusan Masalah, Tujuan, dan Manfaat PTK, dengan mengacu pada perbandingan 2.a.

Tugas Mandiri Pilihan (Pilih 1 dari 7): Analisis Perencanaan Tindakan PAK

  1. Kritik Judul PTK PAK: Kaji 3 judul PTK PAK. Kritiklah Judul mana yang paling spesifik (mencerminkan masalah, tindakan, dan hasil ranah spiritual) dan mana yang terlalu umum.
  2. Uji Hipotesis Tindakan: Pilih satu jurnal PTK PAK. Identifikasi Hipotesis Tindakan tersiratnya (misalnya, “Penerapan metode Peta Konsep akan meningkatkan pemahaman Doktrin X”) dan jelaskan mengapa hipotesis itu masuk akal berdasarkan teori yang digunakan.
  3. Desain Tindakan Detail: Rancang secara detail (dalam bentuk langkah-langkah) satu metode intervensi baru (misalnya, *Storytelling* dengan media digital) yang dapat Anda gunakan di kelas PAK untuk Siklus I.
  4. Analisis Alat Ukur Karakter: Analisis alat ukur (misalnya, lembar observasi ketaatan ibadah, angket motivasi pelayanan) yang digunakan dalam sebuah jurnal PTK PAK. Kritiklah validitas dan reliabilitasnya.
  5. Kritik Kriteria Keberhasilan Afektif: Analisis Kriteria Keberhasilan yang ditetapkan dalam sebuah jurnal PTK PAK yang fokus pada ranah afektif. Apakah kriteria tersebut realistis dan dapat diamati?
  6. Peran Kolaborator PAK: Tulis refleksi tentang peran Kolaborator/Observer ideal dalam PTK Anda (misalnya, Kepala Sekolah/Pendeta), termasuk daftar 5 hal yang harus mereka amati selama tindakan.
  7. Rancangan Subjek Penelitian PAK: Jelaskan mengapa populasi (seluruh kelas) biasanya dijadikan subjek dalam PTK, dan apa implikasinya pada konteks PTK yang dilakukan di Sekolah Minggu atau Persekutuan Mahasiswa Kristen.
Pertemuan 3: Landasan Teori PTK (Bab II)

Pertemuan 3: Landasan Teori PTK (Bab II)

Aktivitas Tatap Muka (50 Menit)

Penjelasan Teori (15 Menit)
Topik: Menyusun Kajian Pustaka PTK (Bab II). Kebutuhan Teori PTK (model siklus) dan Teori Substansif (Teori Pembelajaran PAK/Teologi) untuk mendukung tindakan.

Latihan Di Kelas (LDK) (20 Menit)
Latihan memetakan Jurnal/Buku PAK yang relevan dengan tindakan yang diusulkan dan membuat kerangka Bab II.

Klinik PTK (15 Menit)
Klinik Bab II: Menghubungkan variabel tindakan dan variabel hasil Anda dengan minimal 2 teori PAK/Teologi yang relevan.

Tugas Terstruktur

3.a. Membaca dan menulis perbandingan “Kajian Pustaka” dari 3 skripsi PTK di STT Kalimantan dari 3 Dosen Pembimbing yang berbeda (mencakup: a) Landasan Teori PTK (Model Siklus), b) Tinjauan Pustaka mengenai Variabel Tindakan, c) Tinjauan Pustaka mengenai Variabel Hasil.)

3.b. Membuat Bab 2 Proposal PTK (Kajian Pustaka), mencakup: Landasan Teori PTK, Tinjauan Pustaka Variabel Tindakan, dan Tinjauan Pustaka Variabel Hasil.

Tugas Mandiri Pilihan (Pilih 1 dari 7): Analisis Dasar Metode PTK PAK

  1. Kritik Lembar Observasi Perilaku Ibadah: Rancang 5 item Lembar Observasi yang sangat spesifik untuk mengukur keberhasilan tindakan Anda pada ranah perilaku ibadah atau ketaatan etika.
  2. Analisis Catatan Lapangan Guru PAK: Kaji contoh Catatan Lapangan dari jurnal PTK PAK. Kritiklah apakah catatan tersebut fokus pada perilaku siswa yang relevan dengan iman atau hanya deskripsi umum.
  3. Peran Dokumentasi Praktik: Jelaskan peran Dokumentasi Foto/Video dalam PTK PAK. Bagaimana dokumentasi tersebut dapat menjadi bukti *confirmability*.
  4. Analisis Bias Observer: Refleksikan potensi *observer bias* dalam PTK Anda sendiri, khususnya saat menilai aspek kerohanian atau motivasi internal mahasiswa. Bagaimana cara menguranginya?
  5. Kritik Deskripsi Pelaksanaan: Analisis Jurnal dan kritik bagaimana penulis mendeskripsikan langkah-langkah pelaksanaan tindakan PAK (apakah sudah detail sehingga guru PAK lain dapat mereplikasi?).
  6. Desain Instrumen Non-Tes Afektif: Rancang satu instrumen non-tes (misalnya, angket sikap teologis atau wawancara singkat) untuk mengumpulkan data dampak afektif/perubahan sikap dari tindakan Anda.
  7. Data Kualitatif vs. Kuantitatif PTK PAK: Jelaskan mengapa PTK PAK membutuhkan data kualitatif (Catatan Lapangan, Refleksi) untuk menjelaskan data kuantitatif (nilai teologis) dan bukan sebaliknya.
Pertemuan 4: Metodologi PTK (Bab III): Subjek & Desain Siklus I

Pertemuan 4: Metodologi PTK (Bab III): Subjek & Desain Siklus I

Aktivitas Tatap Muka (50 Menit)

Penjelasan Teori (15 Menit)
Topik: Komponen Metodologi PTK (Bab III). Penentuan Subjek, Lokasi, dan Prosedur Empat Tahap Siklus I (Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi, Refleksi).

Latihan Di Kelas (LDK) (20 Menit)
Latihan menyusun langkah-langkah detail (prosedural) tindakan, observasi, dan refleksi untuk Siklus I yang akan dimasukkan dalam Bab III Proposal.

Klinik PTK (15 Menit)
Klinik Bab III: Review kriteria keberhasilan dan alat ukur yang diusulkan untuk Siklus I, memastikan keduanya sejalan dan terjustifikasi oleh Bab II.

Tugas Terstruktur

4.a. Membaca dan menulis perbandingan “Komponen Metodologi PTK (Bab III). Penentuan Subjek, Lokasi, dan Prosedur Empat Tahap Siklus I” dari 3 skripsi PTK di STT Kalimantan dari 3 Dosen Pembimbing yang berbeda.

4.b. Melengkapi dan memperbaiki Bab 2 Proposal PTK berdasarkan analisis 4.a, memastikan konsep teoritis (Bab II) mendukung Desain Siklus I.

Tugas Mandiri Pilihan (Pilih 1 dari 7): Analisis Refleksi & Perbaikan

  1. Kritik Tahap Refleksi: Kaji Tahap Refleksi dari sebuah jurnal PTK PAK. Kritiklah apakah refleksi itu bersifat praktis atau teoretis-kritis (mengapa terjadi dan apa kaitannya dengan teori pembelajaran PAK atau Psikologi Perkembangan Agama).
  2. Rancangan Tindakan Alternatif: Berdasarkan masalah yang Anda identifikasi pada Siklus I (hasil TT P4), rancang dua tindakan alternatif yang mungkin dilakukan di Siklus II.
  3. Analisis Data Kualitatif: Pilih satu kutipan dari Catatan Lapangan Anda dan jelaskan bagaimana kutipan itu dapat menjelaskan data kuantitatif perkembangan spiritual yang diperoleh.
  4. Kritik Kriteria Perubahan Teologis: Dalam sebuah jurnal PTK, kritiklah apakah kriteria perubahan yang ditetapkan untuk Siklus II sudah memadai dalam konteks kedalaman pemahaman teologis atau hanya sebatas hafalan.
  5. Peran Diri Sendiri: Tulis refleksi mengenai peran dan perubahan yang terjadi pada diri Anda sendiri sebagai guru PAK selama Siklus I (bagaimana *mindset* Anda tentang pengajaran berubah?).
  6. Kritik Reduksi Data PAK: Jelaskan bagaimana peneliti PTK PAK melakukan Reduksi Data saat menganalisis narasi pengalaman iman mahasiswa, dan apa risikonya jika reduksi tidak objektif.
  7. Perbandingan Refleksi: Bandingkan logika refleksi dalam PTK (langsung berorientasi pada tindakan) dengan logika refleksi dalam Studi Kasus (berorientasi pada pemahaman fenomena) dalam konteks pengajaran PAK.
Pertemuan 5: Metodologi PTK (Bab III): Desain Siklus II dan Triangulasi

Pertemuan 5: Metodologi PTK (Bab III): Desain Siklus II dan Triangulasi

Aktivitas Tatap Muka (50 Menit)

Penjelasan Teori (15 Menit)
Topik: Prinsip Tindakan Lanjutan (Mengatasi Kelemahan Siklus I) untuk Siklus II. Konsep Spiral Perbaikan dan Kriteria Penghentian Siklus.

Latihan Di Kelas (LDK) (20 Menit)
Latihan merancang Desain Siklus II yang merupakan modifikasi spesifik dari Siklus I, dan memasukkannya ke dalam Bab III Proposal.

Klinik PTK (15 Menit)
Klinik Desain II: Diskusi rencana Triangulasi data (misalnya, triangulasi metode, sumber, atau teori) yang diusulkan untuk menjamin validitas Proposal.

Tugas Terstruktur

5.a. Membaca dan menulis perbandingan “Tindakan Lanjutan (Mengatasi Kelemahan Siklus I) untuk Siklus II. Perbaikan dan Kriteria Penghentian Siklus” dari 3 skripsi PTK di STT Kalimantan dari 3 Dosen Pembimbing yang berbeda.

5.b. Membuat Bab 3 Proposal PTK (Metodologi) yang lengkap, mencakup: Subjek Penelitian, Desain Siklus I, dan Desain Siklus II (termasuk modifikasi dan kriteria penghentian).

Tugas Mandiri Pilihan (Pilih 1 dari 7): Analisis Siklus Berkelanjutan

  1. Kritik Modifikasi Tindakan: Kaji sebuah jurnal PTK PAK yang memiliki 2 siklus. Kritiklah apakah modifikasi tindakan di Siklus II sudah tepat sasaran (menjawab masalah dari refleksi Siklus I) atau hanya perubahan kecil.
  2. Analisis Sumber Kegagalan PAK: Tinjau kegagalan yang Anda identifikasi di Siklus I. Identifikasi 3 kemungkinan sumber kegagalan yang spesifik untuk PAK.
  3. Peran Waktu dalam PTK PAK: Tulis refleksi tentang bagaimana batasan waktu pengajaran memengaruhi kompleksitas dan kedalaman tindakan untuk mengubah sikap keagamaan.
  4. Kritik Sampel Data Siklus II: Analisis Jurnal dan jelaskan data apa yang difokuskan pada Siklus II, dan apakah data tersebut memberikan bukti bahwa perbaikan ranah spiritual telah terjadi.
  5. Rancangan Prosedur Tindakan II: Rancang 5 langkah prosedural (detail instruksi guru) untuk Siklus II yang mengoreksi kelemahan dari Siklus I.
  6. Peran Teoritis PTK PAK: Jelaskan mengapa PTK PAK dapat menghasilkan kontribusi pada Teori Pembelajaran PAK Substansif.
  7. Critique of Stopping Rule: Tulis refleksi tentang kapan seorang peneliti PTK PAK harus berhenti melakukan siklus (misalnya, kriteria apa yang terpenuhi selain Kriteria Keberhasilan formal, seperti perubahan nyata di komunitas gereja).
Pertemuan 6: Integrasi Proposal dan Review Artikel Jurnal PAK

Pertemuan 6: Integrasi Proposal dan Review Artikel Jurnal PAK

Aktivitas Tatap Muka (50 Menit)

Penjelasan Teori (15 Menit)
Topik: Integritas Proposal PTK (Keterkaitan Bab I, II, dan III). Menulis Abstrak Proposal dan Teknik *Editing* Proposal.

Latihan Di Kelas (LDK) (20 Menit)
Latihan menyusun Daftar Pustaka yang lengkap dan relevan.

Klinik PTK (15 Menit)
Klinik Review: Cek silang keterkaitan antara Rumusan Masalah (Bab I), Teori Pendukung (Bab II), dan Desain Metodologi (Bab III).

Tugas Terstruktur

6.a. Membaca dan menulis perbandingan “Abstrak, Pendahuluan, Metode, Pembahasan dan Kesimpulan” dari 3 Artikel PTK dari Jurnal PAK yang berbeda.

6.b. Melengkapi dan memperbaiki Bab 3 Proposal PTK, fokus pada detail instrumen dan prosedur triangulasi, serta memastikan konsistensi dengan Bab I dan II.

Tugas Mandiri Pilihan (Pilih 1 dari 7): Analisis Laporan dan Pembahasan

  1. Kritik Komparasi Siklus: Analisis Jurnal PTK PAK. Kritiklah bagaimana penulis menyajikan data perbandingan antara Siklus I dan II. Apakah perbandingannya jelas dan meyakinkan?
  2. Analisis Ketercapaian Etika: Dalam sebuah jurnal, tunjukkan apakah Kriteria Keberhasilan sudah tercapai di Siklus II, dan apa implikasinya jika hanya tercapai sebagian, khususnya pada aspek perubahan etika/karakter Kristen.
  3. Kritik Keterbatasan Penelitian: Kaji Bab V (Kesimpulan/Saran) sebuah jurnal PTK PAK. Kritiklah apakah penulis mengakui Keterbatasan Penelitian mereka secara jujur.
  4. Rancangan Saran Praktis PAK: Buat 3 Saran Praktis (rekomendasi) yang sangat spesifik dan dapat ditindaklanjuti oleh guru PAK lain.
  5. Peran Teori di Pembahasan: Jelaskan mengapa bagian Pembahasan PTK PAK harus mengaitkan hasil yang ditemukan dengan Teori Pembelajaran PAK.
  6. Kritik Gaya Penulisan PTK PAK: Bandingkan gaya penulisan Bab IV (Hasil) antara PTK PAK dengan Penelitian Kuantitatif formal. Apa yang membuat PTK lebih bersifat naratif dan reflektif?
  7. Analisis Konteks Penelitian: Tulis refleksi tentang bagaimana konteks sosiokultural tempat PTK memengaruhi desain tindakan dan penerimaan hasilnya.
Pertemuan 7: Proyek Akhir Proposal PTK Lengkap dan Persiapan UTS

Pertemuan 7: Proyek Akhir Proposal PTK Lengkap dan Persiapan UTS

Aktivitas Tatap Muka (50 Menit)

Penjelasan Teori (15 Menit)
Topik: Strategi Pertanggungjawaban Proposal (Ujian Proposal) dan Review Materi (Persiapan UTS).

Latihan Di Kelas (LDK) (20 Menit)
Latihan simulasi Ujian Proposal: Presentasi singkat dan sesi tanya jawab kritis terhadap Proposal yang dibuat.

Klinik PTK (15 Menit)
Klinik Finalisasi: Cek akhir kelengkapan dokumen Proposal dan sesi fokus pada poin-poin penting untuk UTS.

Tugas Terstruktur

7. Review dan Persiapan UTS PTK: Melakukan review menyeluruh terhadap seluruh materi dan tugas terstruktur (P1-P6). Pengumpulan Proposal PTK Lengkap (Bab I-III) yang sudah difinalisasi sebagai Proyek Akhir/UAS.

Tugas Mandiri Pilihan (Pilih 1 dari 7): Analisis Kesimpulan dan Kualitas Proposal

  1. Kritik Keterbatasan Proposal (Bab I-III): Kaji Proposal (Bab I-III) Anda dan kritiklah keterbatasan apa yang mungkin muncul dari desain PTK yang Anda usulkan.
  2. Rancangan Triangulasi Data Afektif: Rancang strategi Triangulasi Sumber Data yang diusulkan di Bab III untuk meningkatkan kredibilitas PTK.
  3. Strategi Validitas Demokratis: Jelaskan mengapa validitas dalam PTK sering disebut validitas demokratis dan bagaimana Anda berencana mencapainya dalam Metodologi (Bab III) Anda.
  4. Analisis Kualitas Bab III: Kaji bagian Metodologi (Bab III) Proposal Anda. Jelaskan 5 alasan mengapa desain siklus yang Anda usulkan layak untuk mencapai tujuan PTK di ranah PAK.
  5. Refleksi Laporan vs. Proposal: Tulis refleksi mengenai perbedaan antara fokus penulisan Laporan PTK (fokus pada hasil) dengan Proposal PTK (fokus pada perencanaan dan justifikasi).
  6. Checklist Kualitas Metodologi PTK: Buat daftar periksa (checklist) 10 poin penting yang harus dipastikan ada di Bab III (Metodologi) Proposal PTK untuk menjamin kelayakan rencana.
  7. Justifikasi Manfaat PTK: Tulis refleksi pribadi mengenai manfaat terbesar PTK bagi profesi Anda sebagai pendidik PAK dan bagaimana manfaat tersebut dijustifikasi di Bab I Proposal.
Catatan Penting

Catatan Penting

Metode Pembelajaran:

Kombinasi ceramah, studi kasus PTK, klinik proposal dan analisis data, serta diskusi reflektif.

Sumber Belajar Utama:

  • Teks tentang Metodologi Penelitian Tindakan Kelas (PTK).
  • Skripsi PTK Mahasiswa STT Kalimantan yang sudah tersedia.
  • Jurnal-jurnal PTK yang relevan dengan pengajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK).
  • Buku ajar atau kurikulum mata kuliah PAK yang menjadi fokus PTK.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top