Modus Infinitif (Infinitive Mood)
Definisi: Infinitif adalah bentuk kata kerja yang tidak dibatasi oleh orang (person) atau angka (number). Infinitif tidak menyatakan “aku melakukan” atau “dia melakukan”, tetapi sekadar “melakukan”, “untuk melakukan”. Dapat berfungsi sebagai kata benda, kata kerja, atau bagian dari frasa verbal.
🎯 Fungsi Utama Infinitif
A. Kata Benda
Subjek atau objek kalimat
τὸ ζῆν ἔστιν χρήστον
“Hidup itu baik”
B. Tujuan
Menyatakan maksud tindakan
Ἦλθεν βλέπειν
“Ia datang untuk melihat”
C. Hasil
Dengan ὥστε menyatakan akibat
ὥστε ζῆν
“Sehingga hidup”
D. Setelah Kata Kerja
θέλω, δύναμαι, ἄρχομαι…
θέλω μαθεῖν
“Aku ingin belajar”
E. Perintah Lembut
Terutama dalam LXX
Σιωπᾶν!
“Diamlah!”
F. Waktu Relatif
Tidak punya waktu absolut — hanya aspek
Present/Aorist/Perfect infinitif
📋 Bentuk-Bentuk Infinitif
| Bentuk | Contoh | Makna / Aspek | Terjemahan |
|---|---|---|---|
| Present | λύειν | Tindakan berlangsung / berulang | “sedang melepaskan / terus melepaskan” |
| Aorist | λῦσαι | Tindakan sebagai satu keseluruhan | “melepaskan (secara keseluruhan)” |
| Perfect | λελυκέναι | Tindakan selesai, hasil tetap ada | “telah melepaskan (dengan hasil tetap ada)” |
| Middle | λύσασθαι | Aorist middle — untuk diri sendiri | “melepaskan untuk diri sendiri” |
| Passive | λυθῆναι | Aorist passive | “dilepaskan” |
🔖 Infinitif dengan Artikel τό
Infinitif dapat dipakai dengan artikel neuter tunggal τό untuk fungsi substantival. Artikel mengikuti kasus sesuai fungsinya dalam kalimat:
τὸ ζῆν
“hidup”
τοῦ γράφειν
“tentang menulis”
τῷ λέγειν
“untuk berbicara”
📝 Petunjuk Penerjemah — Infinitif
- Perhatikan aspek, bukan waktu — Present → progresif; Perfect → hasil tetap ada
- Jangan selalu terjemahkan dengan “untuk” — banyak infinitif hanya menjadi objek kata kerja
- τοῦ + infinitif bisa berarti “untuk”, “tentang”, atau “karena” — bergantung konteks
- Aorist infinitif sering lebih tepat diterjemahkan netral — bukan “sekali melepaskan”
- Imperatival infinitif lebih natural → terjemahkan sebagai imperatif dalam Indonesia
- Ikuti idiom Indonesia — θέλω + inf. → “ingin…” · δύναμαι + inf. → “dapat…”
Partisip (Participle)
Definisi: Partisip adalah bentuk kata kerja yang menggabungkan fungsi kata kerja dan kata sifat. Sebagai kata kerja: memiliki aspek dan voice. Sebagai kata sifat: mengikuti kasus, gender, dan jumlah. Dapat berfungsi sebagai keterangan (adverbial), penjelas kata benda (adjektival), atau berdiri sendiri sebagai kata benda (substantival).
🎯 Dua Fungsi Besar Partisip
A. Fungsi Adjektival
Attributive
ὁ ἄνθρωπος ὁ γράφων
“orang yang menulis”
Substantival
οἱ πιστεύοντες
“orang-orang yang percaya”
B. Fungsi Adverbial (Circumstantial)
Menjelaskan hubungan tindakan dengan kata kerja utama:
💡 Sebab
❓ Syarat
🔄 Cara
↔️ Konsesi
🎯 Tujuan
📋 Tiga Bentuk Partisip (berdasarkan Aspek)
PRESENT
Present Participle
Tindakan yang berlangsung, berulang, atau progresif. Nuansa: “sedang…”, “sambil…”, “yang terus…”
ὁ λέγων
“yang sedang berkata”
ἦλθεν λέγων
“ia datang sambil berkata”
Terjemahan
✅ “sedang…”
✅ “ketika…”
✅ “sambil…”
⚠️ Tidak selalu berarti “sedang” — kadang cukup “yang…”
AORIST
Aorist Participle
Tindakan sebagai satu keseluruhan, biasanya terjadi sebelum kata kerja utama. Bukan “sekali saja” — tetapi netral-aspektual.
γράψας εἶπεν
“setelah menulis, ia berkata”
Terjemahan
✅ “setelah…”
✅ “ketika…”
✅ Bentuk lampau sederhana
⚠️ Sering paling tepat diterjemahkan bentuk lampau biasa
PERFECT
Perfect Participle
Tindakan yang telah selesai tetapi hasilnya masih berlangsung. Nuansa keadaan yang menetap sangat penting.
γεγραμμένος
“yang telah ditulis (dan tetap demikian)”
Terjemahan
✅ “yang telah… dan masih…”
✅ Cukup “yang telah…” jika konteks jelas
⚠️ Jangan hilangkan aspek hasil yang menetap
📊 Ringkasan Partisip
| Bentuk | Aspek | Nuansa | Fungsi Umum |
|---|---|---|---|
| Present | Berlangsung / berulang | “sedang…”, “sambil…” | Adj., substantival, adverbial |
| Aorist | Satu keseluruhan | “setelah…”, lampau | Sering mendahului tindakan utama |
| Perfect | Selesai, hasil menetap | “yang telah… dan masih…” | Hasil permanen, keadaan kini |
📝 Petunjuk Penerjemah — Partisip
Fokus pada aspek
Present = progresif · Aorist = netral · Perfect = hasil menetap
Tentukan fungsi dulu
Adjektival atau adverbial? Jangan otomatis “ketika…”
Perfect: jaga nuansa
Jangan hilangkan aspek hasil yang menetap dari perfect participle
Naturalisasi bahasa
Indonesia tidak punya partisip — strukturnya harus dinaturalisasi
📖 Ayat Bacaan Minggu 14
Roma 15:13
ὁ δὲ θεὸς τῆς ἐλπίδος πληρώσαι ὑμᾶς πάσης χαρᾶς…
“Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita…”
⚡ πληρώσαι = optatif aorist — harapan/doa
Filipi 1:21
ἐμοὶ γὰρ τὸ ζῆν Χριστὸς καὶ τὸ ἀποθανεῖν κέρδος.
“Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.”
⚡ τὸ ζῆν / τὸ ἀποθανεῖν = infinitif berartikel
🔑 Infinitif vs Partisip — Perbedaan Kunci
| Aspek | Infinitif | Partisip |
|---|---|---|
| Sifat dasar | Verbal noun — tidak punya kasus/gender | Verbal adjective — punya kasus, gender, jumlah |
| Fungsi utama | Kata benda, tujuan, hasil, objek kata kerja | Adjektival (attr./subst.) dan adverbial |
| Dengan artikel | τό + infinitif — sangat umum | Artikel menunjukkan kasus kata sifat |
| Contoh khas | θέλω μαθεῖν | οἱ πιστεύοντες |
yun-15
Minggu 16: UAS
