PPPB1 – Pertemuan 4 – Soal-soal Pendalaman

[quiz]

Q: Siapa yang mendukung identitas penulis Injil Lukas sebagai Lukas, seorang tabib dan rekan seperjalanan Paulus?

A: Bukti dari dalam (internal) dan luar (eksternal) Alkitab.

A: Hanya bukti dari dalam Alkitab.

A: Hanya bukti dari luar Alkitab.

A: Injil Markus dan Matius.

Q: Apa yang mengindikasikan bahwa penulis Injil Lukas secara fisik menyertai Paulus dalam perjalanannya?

A: Perubahan kata ganti dari “mereka” menjadi “kami” dalam Kitab Kisah Para Rasul.

A: Penggunaan kosakata medis yang presisi.

A: Referensi ke Kaisar Agustus dan Sensus di Roma.

A: Kesaksian dari para Bapa Gereja.

Q: Apa yang ditegaskan oleh Kolose 4:14 dan 2 Timotius 4:11?

A: Lukas adalah rekan setia dan seorang tabib yang selalu bersama Paulus.

A: Lukas adalah satu-satunya rasul yang menulis Injil.

A: Lukas adalah rekan Paulus yang meninggalkannya.

A: Paulus adalah seorang tabib dan rekan seperjalanan Lukas.

Q: Selain bukti dari dalam Alkitab, bukti eksternal apa yang mendukung kepenulisan Lukas?

A: Kesaksian dari Bapa Gereja Mula-mula seperti Irenaeus dan Fragmen Muratori.

A: Penggunaan bahasa Yunani yang terpelajar.

A: Penggunaan istilah-istilah teologis yang unik.

A: Kisah masa kecil Yesus yang terperinci.

Q: Mengapa Lukas menyertakan detail geografis yang akurat dan nama-nama pejabat Romawi yang tepat?

A: Untuk menunjukkan bahwa ia adalah seorang penulis yang teliti dan bahwa Kekristenan adalah agama yang sah.

A: Untuk menunjukkan bahwa ia juga seorang sejarawan Romawi.

A: Untuk memvalidasi narasi yang ditemukan dalam Injil Matius.

A: Untuk memberikan penekanan yang sangat besar pada peran Roh Kudus.

Q: Menurut Joel B. Green, tujuan utama Lukas adalah didaktis, yang berarti bertujuan untuk…

A: membentuk iman dan spiritualitas pembaca.

A: memberikan landasan yang kokoh bagi iman Teofilus.

A: menunjukkan bahwa Kekristenan adalah gerakan revolusioner.

A: meyakinkan pembaca akan fakta sejarah.

Q: Apa yang menjadi inti dari teologi Lukas tentang Kerajaan Allah?

A: Kerajaan Allah membalikkan hierarki sosial dunia dan menyambut mereka yang dianggap tidak layak.

A: Kerajaan Allah hanya berlaku bagi umat Yahudi.

A: Kekayaan adalah tanda berkat dari Tuhan.

A: Kerajaan Allah hanya berfokus pada kaum yang terpelajar.

Q: Apa yang digambarkan sebagai motor penggerak misi gereja mula-mula dalam Kitab Kisah Para Rasul?

A: Roh Kudus.

A: Paulus.

A: Para rasul.

A: Injil Lukas.

Q: Lukas secara unik mencatat lebih banyak doa Yesus daripada Injil lainnya, sering kali pada momen-momen…

A: penting dalam pelayanan-Nya.

A: sebelum khotbah-Nya.

A: saat ia melakukan perjalanan di Yerusalem.

A: saat ia berdebat dengan para ahli Taurat.

Q: Apa tema yang menonjol dalam Injil Lukas yang menunjukkan bahwa pesan Yesus melampaui batas etnis Yahudi?

A: Universalisme dan inklusivitas.

A: Perhatian kepada kelompok marginal.

A: Perjalanan ke Yerusalem.

A: Peran sentral Roh Kudus.

Q: Mengapa silsilah Yesus dalam Injil Lukas dilacak mundur hingga Adam?

A: Untuk menunjukkan bahwa kabar baik Kristus ditujukan untuk setiap bangsa dan individu.

A: Untuk membandingkan Yesus dengan Adam.

A: Karena silsilah ini adalah silsilah yang paling panjang.

A: Untuk menunjukkan bahwa Yesus memiliki keturunan Yahudi yang murni.

Q: Perumpamaan tentang Orang Samaria yang Murah Hati dan Anak yang Hilang hanya ditemukan dalam Injil…

A: Lukas.

A: Matius.

A: Markus.

A: Yohanes.

Q: Apa yang berfungsi sebagai kerangka naratif untuk ajaran-ajaran unik Yesus dalam Injil Lukas?

A: Perjalanan ke Yerusalem.

A: Kisah masa kecil Yesus.

A: Prolog seorang sejarawan.

A: Penginjilan para rasul.

Q: Mengapa Lukas memberikan peran sentral kepada wanita dan kelompok marginal dalam narasinya?

A: Untuk menunjukkan bahwa keselamatan Yesus bersifat inklusif.

A: Karena ia juga memiliki profesi sebagai tabib.

A: Karena ia adalah rekan seperjalanan Paulus.

A: Untuk membedakan tulisannya dengan Injil Matius.

Q: Apa yang menjadi tema yang menonjol dalam Injil Lukas tentang kekayaan?

A: Kekayaan dapat menjadi penghalang untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah.

A: Kekayaan adalah tanda berkat ilahi.

A: Kekayaan adalah hal yang tidak penting.

A: Kekayaan tidak relevan dengan ajaran Yesus.

Q: Menurut A. T. Robertson, gaya penulisan Injil Lukas mencatat penggunaan kosakata…

A: medis yang presisi sesuai profesi tabib.

A: bahasa Aram yang mudah dimengerti.

A: bahasa Ibrani yang terpelajar.

A: bahasa Yunani yang kompleks.

Q: Injil Lukas adalah seruan bagi gereja untuk…

A: meniru teladan Yesus dalam melayani mereka yang terpinggirkan.

A: menunjukkan kekuatan dan dominasi gereja.

A: mengumpulkan lebih banyak kekayaan.

A: mengabaikan orang-orang buangan.

Q: Apa tujuan pastoral dari penulisan Injil Lukas?

A: Untuk menghibur, menguatkan, dan memberikan jaminan kepada komunitas Kristen yang menghadapi kesulitan.

A: Untuk menunjukkan bahwa Kekristenan bukanlah gerakan revolusioner.

A: Untuk memberikan model bagi komunitas Kristen.

A: Untuk memberikan laporan sejarah yang andal.

Q: Apa tujuan misionaris dari Injil Lukas, terutama bila dibaca bersama Kitab Kisah Para Rasul?

A: Untuk menunjukkan bagaimana kabar baik menyebar dari Yerusalem “sampai ke ujung bumi”.

A: Untuk menekankan perhatian Yesus kepada kaum miskin.

A: Untuk memberikan model bagi komunitas Kristen.

A: Untuk menyajikan sebuah karya apologetika yang kuat.

Q: Apa yang digambarkan dalam kisah-kisah unik Lukas, seperti penyembuhan sepuluh orang kusta dan pertemuan dengan Zakheus?

A: Belas kasihan Yesus.

A: Tanda-tanda kekuasaan Yesus.

A: Pentingnya menginjili orang non-Yahudi.

A: Hukuman bagi orang kaya.

Q: Mengapa Lukas menyertakan sejumlah nyanyian dan himne yang indah dalam narasi Natalnya?

A: Untuk menunjukkan bahwa peristiwa-peristiwa tersebut merupakan penggenapan janji-janji Allah.

A: Karena Lukas adalah seorang musisi.

A: Untuk menunjukkan kepribadian Yesus saat masih kecil.

A: Untuk membedakan tulisannya dengan Injil-injil lain.

Q: Apa makna dari kata apologetika?

A: Sebuah upaya untuk membela atau membenarkan iman Kristen.

A: Cabang filsafat yang mempelajari pengetahuan.

A: Penulisan ilmiah yang didasarkan pada metode yang valid.

A: Pendekatan penalaran dari fakta spesifik menuju kesimpulan umum.

Q: Apa yang ditunjukkan oleh prolog Injil Lukas tentang tujuan penulisannya?

A: Ia menulis catatan yang “teratur” atau “terorganisir” setelah penyelidikan yang cermat.

A: Ia menulis untuk memberikan narasi yang padat dan singkat.

A: Ia menulis untuk menanggapi penolakan terhadap ajaran Paulus.

A: Ia menulis untuk menguatkan Teofilus dalam perjalanannya.

Q: Apa yang menjadi salah satu fitur naratif yang paling unik dalam Injil Lukas?

A: Bagian “Perjalanan ke Yerusalem” yang panjang.

A: Perumpamaan tentang Orang Samaria yang Murah Hati.

A: Kisah masa kecil Yesus yang terperinci.

A: Silsilah Yesus yang dilacak hingga Adam.

Q: Bagaimana Injil Lukas secara teologis menunjukkan bahwa kabar baik Kristus ditujukan untuk setiap bangsa?

A: Silsilah Yesus dilacak mundur hingga Adam.

A: Dengan menyertakan perumpamaan yang menyoroti orang Yahudi.

A: Dengan menceritakan kisah-kisah yang hanya ada di Injil Matius.

A: Dengan memberikan perhatian kepada kaum miskin.

Q: Apa yang ditunjukkan oleh Injil Lukas ketika menggambarkan Yesus memberitakan kabar baik kepada orang miskin?

A: Belas kasihan Yesus terhadap kaum miskin.

A: Bahwa Injil hanya ditujukan untuk orang miskin.

A: Bahwa orang miskin akan menjadi kaya.

A: Bahwa orang miskin adalah satu-satunya yang akan diselamatkan.

Q: Apa yang ditunjukkan Lukas melalui perumpamaan-perumpamaan uniknya seperti Orang Kaya yang Bodoh?

A: Kekayaan dapat menjadi penghalang untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah.

A: Kekayaan adalah tanda berkat dari Tuhan.

A: Kekayaan tidak ada hubungannya dengan Kerajaan Allah.

A: Kekayaan harus dibagikan hanya kepada orang Kristen.

Q: Apa peran utama Roh Kudus dalam kehidupan Yesus dan para pengikut-Nya?

A: Kekuatan ilahi yang membimbing dan memberdayakan.

A: Kekuatan yang menggerakkan misi gereja.

A: Peran sebagai penolong dan pendamping.

A: Semua jawaban di atas benar.

Q: Mengapa Lukas mencatat lebih banyak doa Yesus daripada Injil lainnya?

A: Karena Lukas melihat doa dan penyembahan sebagai bagian integral dari kehidupan yang beriman.

A: Karena Lukas ingin menunjukkan bahwa Yesus sangat taat.

A: Karena Lukas ingin meniru cara penulisan Matius.

A: Karena Lukas sendiri adalah seorang pendoa.

Q: Mengapa Injil Lukas sangat unik di antara Injil-injil lainnya?

A: Karena Injil Lukas memiliki ciri khas naratif, struktur, dan materi yang berbeda.

A: Karena Injil Lukas tidak memiliki narasi.

A: Karena Injil Lukas lebih pendek dari Injil lainnya.

A: Karena Injil Lukas hanya berfokus pada kehidupan Yesus.

Q: Siapa yang menjadi tujuan utama tulisan Injil Lukas, seperti yang disebutkan dalam prolognya?

A: Teofilus.

A: Para Bapa Gereja.

A: Orang-orang miskin.

A: Kaum non-Yahudi.

Q: Apa tujuan Lukas menulis catatan yang “teratur” atau “terorganisir”?

A: Agar Teofilus “mengetahui dengan pasti akan kebenaran” dari apa yang telah diajarkan kepadanya.

A: Untuk menyajikan perdebatan teologis yang kompleks.

A: Untuk membandingkan cerita Yesus dengan tokoh-tokoh mitologi.

A: Untuk menunjukkan bahwa ia adalah seorang penulis yang teliti.

Q: Apa yang ingin Lukas tunjukkan kepada audiens non-Yahudi dengan melacak silsilah Yesus hingga Adam?

A: Bahwa mereka juga memiliki tempat yang sah dalam rencana keselamatan Allah yang besar.

A: Bahwa Yesus adalah raja yang mulia.

A: Bahwa Yesus hanya memiliki keturunan Yahudi.

A: Bahwa Yesus adalah manusia pertama.

Q: Apa yang menjadi tema yang menonjol dalam Injil Lukas selain universalisme dan perhatian kepada kaum marginal?

A: Peran sentral Roh Kudus.

A: Peran sentral Gereja.

A: Peran sentral Paulus.

A: Peran sentral para rasul.

Q: Mengapa Injil Lukas dan Kisah Para Rasul disebut sebagai upaya apologetika yang serius?

A: Untuk menunjukkan bahwa Kekristenan bukanlah gerakan revolusioner atau bidat berbahaya.

A: Untuk menunjukkan bahwa Lukas adalah seorang penulis sejarah yang akurat.

A: Untuk memberikan informasi tentang perjalanan misi Paulus.

A: Untuk meyakinkan pembaca akan fakta-fakta sejarah.

Q: Lukas menampilkan para wanita sebagai…

A: pendukung finansial yang setia dan saksi penting dalam peristiwa Kebangkitan.

A: para pahlawan dalam perumpamaan-Nya.

A: orang-orang yang tidak memiliki peran penting.

A: kelompok yang hanya perlu disembuhkan.

Q: Apa yang ditunjukkan oleh Lukas melalui kisah-kisah uniknya tentang Orang Samaria yang Murah Hati dan Anak yang Hilang?

A: Belas kasihan dan inklusivitas radikal Yesus.

A: Pentingnya kekayaan.

A: Penghakiman terhadap para pendosa.

A: Pentingnya mengikuti hukum Musa.

Q: Apa yang ingin disampaikan Lukas dengan penekanan pada doa dan pujian?

A: Bahwa doa dan penyembahan adalah bagian integral dari kehidupan yang beriman.

A: Bahwa hanya Yesus yang bisa berdoa.

A: Bahwa doa adalah satu-satunya cara untuk berkomunikasi dengan Tuhan.

A: Bahwa pujian adalah cara untuk menghindari kesusahan.

Q: Apa yang menjadi salah satu keunikan Injil Lukas dalam struktur naratifnya?

A: Bagian “Perjalanan ke Yerusalem” yang panjang.

A: Perumpamaan tentang Orang Samaria yang Murah Hati.

A: Kisah masa kecil Yesus yang terperinci.

A: Silsilah Yesus yang dilacak hingga Adam.

Q: Prolog Injil Lukas menggunakan gaya penulisan yang mirip dengan…

A: sejarawan-sejarawan klasik pada masanya.

A: buku-buku Perjanjian Lama.

A: Injil Matius dan Markus.

A: surat-surat Paulus.

Q: Lukas adalah satu-satunya penulis Injil yang menceritakan peristiwa apa yang tidak ada dalam Injil lain?

A: Sensus oleh Kaisar Agustus dan kelahiran Yohanes Pembaptis.

A: Perjamuan Malam Terakhir.

A: Pembaptisan Yesus.

A: Mukjizat-mukjizat Yesus.

Q: Apa yang ingin disampaikan Lukas melalui perumpamaan Orang Kaya yang Bodoh?

A: Kekayaan dapat menjadi penghalang untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah.

A: Kekayaan adalah bukti berkat Tuhan.

A: Orang kaya akan selalu menderita.

A: Orang kaya harus menjual semua hartanya.

Q: Tujuan sosiologis/komunitarian dalam penulisan Injil Lukas berargumen bahwa Lukas menulis untuk memberikan model bagi komunitas Kristen agar…

A: peduli terhadap keadilan sosial dan hidup dalam solidaritas.

A: mengumpulkan kekayaan sebanyak-banyaknya.

A: memisahkan diri dari kaum miskin.

A: hanya fokus pada kehidupan rohani.

Q: Bagaimana Lukas memandang karyanya, Injil Lukas dan Kisah Para Rasul?

A: Sebagai sebuah dokumen sejarah yang andal.

A: Sebagai sebuah karya sastra fiksi.

A: Sebagai sebuah tulisan teologis tanpa dasar sejarah.

A: Sebagai sebuah dokumen yang hanya bisa dipahami oleh orang Yahudi.

Q: Apa yang dimaksud dengan narasi yang kohesif dalam Injil Lukas?

A: Teks ini memberikan narasi yang kohesif tentang sejarah keselamatan, dari Perjanjian Lama hingga pertumbuhan gereja mula-mula.

A: Cerita yang tidak terkait satu sama lain.

A: Tulisan yang hanya berfokus pada satu topik.

A: Tulisan yang tidak memiliki struktur.

Q: Apa yang meyakinkan pembaca bahwa Allah tetap berdaulat dan menyertai umat-Nya?

A: Misi Yesus berlanjut melalui pekerjaan Roh Kudus dalam Kisah Para Rasul.

A: Lukas adalah seorang penulis yang teliti.

A: Penggunaan detail geografis dan nama pejabat Romawi yang akurat.

A: Penggambaran Yesus sebagai pahlawan.

Q: Fragmen Muratori menamai Lukas sebagai penulis Injil dan…

A: tabib pendamping Paulus.

A: seorang rasul.

A: seorang sejarawan.

A: seorang nabi.

Q: Siapa yang diceritakan oleh Lukas sebagai pahlawan dalam salah satu perumpamaannya?

A: Seorang Samaria.

A: Seorang Farisi.

A: Seorang Saduki.

A: Seorang Roma.

Q: Lukas adalah satu-satunya rekan Paulus yang…

A: tetap bersamanya di akhir pelayanannya.

A: menulis Injil.

A: seorang teolog.

A: seorang sejarawan.

Q: Apa yang dilakukan Lukas dalam “Perjalanan ke Yerusalem”?

A: Mengajarkan banyak ajaran dan perumpamaan yang hanya ditemukan dalam Injil Lukas.

A: Mengumpulkan para rasul untuk menyusun strategi misi.

A: Menuliskan kisah-kisah yang ditemukan di Injil Matius.

A: Menyusun himne-himne untuk jemaat.

Q: Apa yang digambarkan dalam prolog Injil Lukas?

A: Tujuan dan metode penulisan Injil oleh Lukas.

A: Kisah masa kecil Yesus.

A: Latar belakang keluarga Lukas.

A: Latar belakang Teofilus.

Q: Apa yang membuat Injil Lukas memiliki kredibilitas sebagai dokumen sejarah?

A: Prolog yang menyatakan penyelidikan cermat dari saksi mata dan gaya penulisan yang mirip sejarawan klasik.

A: Fakta bahwa ia ditulis oleh seorang rasul.

A: Karena Injil ini berisi perumpamaan-perumpamaan yang terkenal.

A: Karena Injil ini memiliki narasi tentang Yesus.

Q: Selain tujuan historis dan apologetika, apa lagi tujuan penulisan Injil Lukas menurut Joel B. Green?

A: Tujuan didaktis atau pengajaran.

A: Tujuan untuk mengumpulkan sumbangan.

A: Tujuan untuk membandingkan Kekristenan dengan agama lain.

A: Tujuan untuk memberikan laporan keuangan.

Q: Lukas menampilkan orang buangan, seperti pemungut cukai, sebagai…

A: penerima kasih karunia Yesus.

A: tokoh yang perlu dihindari.

A: pahlawan utama.

A: orang-orang yang tidak memiliki tempat di Kerajaan Allah.

Q: Apa yang digambarkan oleh Lukas dengan kisah Persembahan Yesus di Bait Allah?

A: Bahwa peristiwa ini merupakan penggenapan janji-janji Allah dalam Perjanjian Lama.

A: Bahwa Yesus adalah anak seorang tabib.

A: Bahwa orang tua Yesus sangat religius.

A: Bahwa Yesus sangat dicintai oleh orang-orang di Bait Allah.

Q: Apa yang digambarkan oleh Lukas sebagai motor penggerak misi gereja mula-mula?

A: Roh Kudus.

A: Kekayaan para murid.

A: Kekuasaan Paulus.

A: Kekuatan dari para rasul.

Q: Lukas menulis Injilnya dalam bahasa…

A: Yunani yang sangat terpelajar dan cermat.

A: Ibrani yang kuno.

A: Aram yang umum.

A: Latin yang formal.

Q: Apa yang ditunjukkan oleh prolog Injil Lukas?

A: Bahwa Lukas adalah penulis yang teliti dan serius.

A: Bahwa Lukas adalah seorang penulis fiksi.

A: Bahwa Lukas adalah seorang teolog.

A: Bahwa Lukas hanya bergantung pada kesaksian dari mulut ke mulut.

Q: Apa yang ditunjukkan oleh Lukas dengan memberikan peran sentral kepada wanita dan kelompok marginal?

A: Bahwa keselamatan yang dibawa Yesus bersifat inklusif.

A: Bahwa Yesus adalah seorang feminis.

A: Bahwa Yesus tidak peduli dengan orang-orang yang berkuasa.

A: Bahwa wanita lebih penting daripada laki-laki.

Q: Lukas menyertakan cerita tentang sensus yang diperintahkan oleh Kaisar Agustus untuk…

A: memberikan kredibilitas sejarah pada narasi Natalnya.

A: mengkritik pemerintah Romawi.

A: menunjukkan bahwa Lukas adalah seorang warga negara Romawi.

A: membenarkan silsilah Yesus.

Q: Apa yang menjadi kerangka naratif yang menyatukan ajaran-ajaran Yesus dalam Injil Lukas?

A: Perjalanan ke Yerusalem.

A: Masa kecil Yesus.

A: Pelayanan Yesus di Galilea.

A: Peristiwa Paskah.

Q: Apa yang ingin Lukas tunjukkan melalui cerita tentang Zakheus?

A: Belas kasihan Yesus kepada orang-orang buangan dan pendosa.

A: Bahwa kekayaan adalah tanda berkat Tuhan.

A: Bahwa Zakheus adalah seorang yang religius.

A: Bahwa Zakheus akan masuk surga.

Q: Apa yang dilakukan Lukas dalam perumpamaan-perumpamaannya?

A: Menyoroti tema-tema utama seperti perhatian kepada yang terpinggirkan dan tantangan terhadap kekayaan.

A: Membandingkan Yesus dengan para nabi.

A: Membandingkan Injil Lukas dengan Injil lainnya.

A: Mengajarkan doktrin yang kompleks secara sederhana.

Q: Lukas adalah satu-satunya Injil yang menyertakan himne-himne dan nyanyian pujian seperti…

A: Magnificat Maria, Benedictus Zakharia, dan Nunc Dimittis Simeon.

A: Pujian di bukit.

A: Nyanyian kemenangan di Salib.

A: Nyanyian para rasul.

Q: Lukas secara konsisten menunjukkan bahwa keselamatan yang dibawa Yesus melampaui batas-batas…

A: sosial dan gender.

A: geografi dan bahasa.

A: sejarah dan filsafat.

A: doktrin dan teologi.

Q: Mengapa Lukas melacak silsilah Yesus hingga Adam?

A: Untuk menunjukkan bahwa kabar baik Kristus ditujukan untuk setiap bangsa dan setiap individu.

A: Untuk menunjukkan bahwa Yesus lebih hebat dari Adam.

A: Untuk menunjukkan bahwa Yesus memiliki keturunan Yahudi yang murni.

A: Untuk menunjukkan bahwa Yesus adalah manusia yang sempurna.

Q: Apa tujuan utama Lukas dalam menulis Injilnya?

A: Memberikan karya sejarah yang andal, teologi yang mendalam, dan apologetika yang kuat.

A: Menulis sebuah kisah fiksi yang menginspirasi.

A: Memberikan daftar lengkap mukjizat Yesus.

A: Menulis sebuah dokumen hukum.

Q: Apa yang dapat menjadi penghalang untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah?

A: Kekayaan.

A: Kemiskinan.

A: Kebanggaan.

A: Pengetahuan.

Q: Apa yang ditegaskan oleh Kolose 4:14 dan 2 Timotius 4:11 tentang Lukas?

A: Hubungan dekat dan kesetiaan Lukas kepada Paulus.

A: Bahwa Lukas adalah rasul.

A: Bahwa Lukas adalah seorang teolog.

A: Bahwa Lukas adalah penulis Injil.

Q: Apa yang ditunjukkan oleh Lukas dengan menampilkan orang Samaria sebagai pahlawan dalam perumpamaan-Nya?

A: Belas kasihan dan inklusivitas Yesus.

A: Bahwa orang Samaria adalah orang yang paling baik.

A: Bahwa orang Samaria lebih baik dari orang Yahudi.

A: Bahwa Yesus adalah orang Samaria.

Q: Apa yang ditunjukkan oleh prolog Injil Lukas?

A: Bahwa Lukas adalah penulis yang teliti dan serius.

A: Bahwa Lukas adalah seorang penulis fiksi.

A: Bahwa Lukas adalah seorang teolog.

A: Bahwa Lukas hanya bergantung pada kesaksian dari mulut ke mulut.

Q: Apa yang menjadi inti dari teologi Lukas tentang Kerajaan Allah?

A: Bahwa Kerajaan Allah membalikkan hierarki sosial dunia.

A: Bahwa Kerajaan Allah hanya untuk orang Yahudi.

A: Bahwa Kerajaan Allah akan datang dengan kekuasaan.

A: Bahwa Kerajaan Allah tidak relevan di dunia modern.

Q: Apa yang menjadi penekanan utama dalam Injil Lukas, terutama bila dibandingkan dengan Injil lainnya?

A: Peran sentral Roh Kudus.

A: Peran sentral para malaikat.

A: Peran sentral Yohanes Pembaptis.

A: Peran sentral Para ahli Taurat.

Q: Apa yang dilakukan Lukas dalam “Perjalanan ke Yerusalem” ?

A: Mengajarkan banyak ajaran dan perumpamaan yang hanya ditemukan dalam Injil Lukas.

A: Mengumpulkan para rasul untuk menyusun strategi misi.

A: Menuliskan kisah-kisah yang ditemukan di Injil Matius.

A: Menyusun himne-himne untuk jemaat.

Q: Mengapa Lukas memiliki gaya penulisan yang cermat dan terpelajar?

A: Karena ia memandang karyanya sebagai sebuah dokumen sejarah yang andal.

A: Karena ia ingin meniru gaya penulisan Yohanes.

A: Karena ia adalah seorang penulis fiksi.

A: Karena ia ingin menarik perhatian para bangsawan.

Q: Apa yang dapat dipelajari dari Injil Lukas mengenai sikap terhadap keadilan sosial?

A: Bahwa iman kepada Kristus memiliki implikasi radikal terhadap bagaimana kita hidup bersama.

A: Bahwa keadilan sosial tidak relevan dengan Kekristenan.

A: Bahwa keadilan sosial adalah masalah politik.

A: Bahwa keadilan sosial hanya untuk orang miskin.

[/quiz]

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top