Studi Kritik Teori Penciptaan Dalam Kejadian 1:1-2 (Suatu Kajian terhadap Argumentasi Teori Celah)

Djonly J. R. Rosang

Abstract


The creation of the universe, according to the Holy Bible has actually done as said in Genesis 1-2. However, there are some people who are still struggling in order to search for the reason to question the process of how is this universe actually began, so that they will look for scientific consideration to find the “theoretical justification” over the biblical truth. This writing aims to give an answer to the gap theory in Genesis 1:1-2. The author, through the study Genesis 1:1-2, the result of this study concluded as follows. First, there is no exegesis background that is strong enough for gap theory to give an assumption that there was an unmeasurably period of time or age in the creation of the universe. Second, a biblical statement, “In the beginning God created the heavens and the earth ... for in six days the LORD made heaven and the earth” (Gen. 1:1; Ex. 20:11) is an ultimate fact of God’s power and majesty in creating the earth from nothing to existence with His Word (creatio ex Nihilo). Third, the doctrine of world’s creation must be the foundation of faith that is tested in the authority of God’s words (2 Tim. 3:16) and the entire creation of God which become the medium of scientifical activity in the history of humanity must be according to the biblical perspective. Fourth, The statement of Genesis 1:1 appears to be refutation toward various scientific theories and human’s philosophic perspective that are opposite the biblical truth (Gen. 1-2, Ps. 33:4-9).

Pernyataan Alkitab tentang penciptaan alam semesta sebenarnya sudah tuntas sebagaimana dikemukakan dalam Kejadian 1-2. Namun ada saja orang yang berusaha mencari alasan untuk mempertanyakan proses terjadinya alam semesta ini, sehingga mencoba mencari pertimbangan ilmiah untuk menemukan “pembenaran teoritis” atas kebenaran Alkitab. Tulisan ini bertujuan untuk memberi jawab terhadap teori celah (gap theory) dalam Kejadian 1:1-2, melalui studi biblika penulis mengemukakan argumentasi paham teori celah, dalam kajian metode induktif terhadap studi teks Kejadian 1:1-2. Hasil studi ini disimpulkan bahwa: Pertama, bahwa tidak ada dasar eksegesis yang kuat bagi teori celah untuk memberi ruang bagi asumsi adanya rentang waktu periode atau zaman yang tak terukur dalam proses penciptaan semesta. Kedua, pernyataan Alkitab, “Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi ... dalam waktu enam hari lamanya (Kej. 1:1, Kel. 20:11) adalah suatu fakta Alkitab yang tak terbantahkan sebagai tindakan kemahakuasaan dan keagungan Allah menciptakan dunia dari yang tidak ada menjadi ada dengan firman-Nya (creatio ex nihilo). Ketiga, doktrin penciptaan harus menjadi landasan iman Kristen yang  diuji dalam otoritas Firman Allah yang berkuasa (2 Tim. 3:16) serta dunia ciptaan Allah dan segala isinya menjadi arena kegiatan ilmiah dalam lintasan sejarah manusia haruslah berdasarkan perspektif Alkitab. Keempat,  pernyataan penciptaan Kejadian 1:1 merupakan sanggahan terhadap berbagai teori ilmu pengetahuan dan pandangan filsafat manusia yang bertentangan dengan kebenaran Alkitab (Kej. 1-2, Mzm. 33:4-9).


Keywords


Penciptaan, Studi Kritik, Teori Celah

Full Text:

PDF

References


Alkitab. Terjemahan Baru. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia. 1974.

Alkitab-Terjemahan Lama. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia. 1970.

Archer, Gleason L. A Survey of Old Testament Introduction. Illinois: Tyndale House Publishers. 1973.

Archer, Gleason L. Encyclopedia of Bible Difficulties – Ucapan-ucapan yang Sulit dalam Alkitab. Malang: Gandum Mas. 2004.

Barth, C. Theologia Perjanjian Lama 1. Jakarta: BPK Gunung Mulia. 1988.

Baxter, Sidlow J. Menggali isi Alkitab – Kejadian – Ester. Pen. Sastro Soedirjo. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih/OMF. 2004.

Berkhof, Hendrikus. Christan Faith An Introduction To The Study of Faith. Grand Rapids: Wm. B. Eerdmans Publishing Co. 1979.

Biblia Hebraica Stuttgartensia. Stuttgart: Deutsche Bibelgesellschaft. 1967.

Bonar, Horatius. Thoughts On Genesis. Grand Rapids: Kregel Publications Inc. 1979.

Brill, J. Wesley. Dasar yang Teguh. Bandung: Kalam Hidup. t.t.

Brown, Francis, Charles A.Briggs and S. R. Driver, The New Brown-Driver-Briggs-Genesius Hebrew and English Lexicon. Massachusetts: Hendricson Publishers, 1979.

Davis, John J. Eksposisi Kitab Kejadian. Suatu Telaah. Malang: Gandum Mas. 2001.

Ensiklopedi Indonesia 5. Jakarta: Ichtiar Baru-Van Hoeve. 1984.

Graham, Billy Roh Kudus. Bandung: Lembaga Literatur Baptis. 1976.

Guthrie, Donald. Peny. Um. Tafsiran Alkitab Masa Kini 1 Kejadian-Ester. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih/OMF. 1976.

Guthrie, Donald. Teologi Perjanjian Baru. Jakarta: BPK Gunung Mulia. 1991.

Hadiwijono, Harun. Iman Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia. 1986.

Harris, R. Laird., Gleason L. Archer dan Bruce K. Waltke. Theological Wordbook of Old Testament Vol. 1. Chicago: Moody Press, 1981.

Heath, W. Stanley Pelurusan Teologi Akhir Zaman. Bandung: Kalam Hidup 2005.

Holy Bible–King James Version. New York: American Bible Society. t.t.

Howard, Johathan. Darwin Pencetus Teori Evolusi. Pen. A. Hadyana. Jakarta: Pustaka Utama Graffiti, 1991.

Jaffray, R. A. Tafsiran Kitab Kejadian Jilid 1. Bandung: Kalam Hidup. 1966.

Jamieson Robert., A. R. Fausset dan David Brown. Commentary Practical and Explanatory On The Whole Bible. Grand Rapids: Zondervan Publishing House. 1978.

Kidner, Derek. Genesis. London: Intervarsity Press. 1967.

Kline. Kejadian dalam TAMK. I:22.

Marantika, Chris. Kaum Injili Indonesia Masa Kini. Surabaya: Yakin. t.t.

Norton, Stanley M. Oknum Roh Kudus. Malang: Gandum Mas. 1976.

Pink, Arthur W. Glening in Genesis. Chicago: Moody Press. 1922.

Ridenour, Fritz. Dapatkah Alkitab Dipercaya?. Jakarta: BPK Gunung Mulia. 1987.

Ryrie, Charles C. Theologi Dasar 1. Yogyakarta: Yayasan Andi. 1999.

Spence, H. D. M. dan Joseph-S. Exell. The Pulpit Commentary vol. 1 Genesis-Exodus. Massachusetts: Hendrickson Publishers. t.t.

Tenney, Merryl C., Peny. Um. The Zondervan Pictorial Bible Dictionary. Grand Rapids: Zondervan Publishing House, 1992.

The Greek New Testament. London: United Bible Society. 1983.

The Living Bible-New International Version Parallel Bible. Wheaton: Wheaton House Publishers. 1982.

Towns, Elmer L. What The Faith Is All About. Wheaton. Illinois: Tyndale House Publishers Inc. 1983.

Unger, Merryl F. Unger’s Bible Handbook. Chicago: Moody Press. 1966.

Verkuyl, J. Aku Percaya. Jakarta: BPK Gunung Mulia. 1984.

Walvoord, John F. Yesus Kristus Tuhan Kita. Surabaya: Yakin. 1969.

Williams, Ronald J. Hebrew Syntax An Outline. London: University of Toronto Press. 1974.

Wilson, William. Old Testament Word Studies. Grand Rapids: Kregel Publication. 1978.

Yates, Kyle M. The Essential of Biblical Hebrew. Nashville: Broadman Press. 1938.




DOI: https://doi.org/10.46817/huperetes.v1i1.19

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 HUPERETES: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen



This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Diterbitkan oleh:

Sekolah Tinggi Teologi Kalimantan, Jalan Gajah Mada 50 Pontianak - Kalimantan Barat.  Email: office@sttkalimantan.ac.id

HUPERETES telah diindeks pada: 

              

 

View HUPERETES Stats